Pejuang dan Warga Sipil Suriah Mulai Tinggalkan Homs

Sabtu, 18 Maret 2017 - 23:44 WIB
Pejuang dan Warga Sipil...
Pejuang dan Warga Sipil Suriah Mulai Tinggalkan Homs
A A A
HOMS - Pejuang Suriah dan keluarganya mulai meninggalkan benteng terakhir mereka di kota Suriah, Homs. Mereka meninggalkan Homs di bawah kesepakatan yang didukung Rusia dengan pemerintah. Peristiwa ini diharapkan menjadi salah satu evakuasi terbesar.

Perjanjian tersebut menggarisbawahi dominasi Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam perang. Para pejuang memilih untuk meninggalkan wilayah yang telah mereka bela selama bertahun-tahun dalam sebuah kesepakatan untuk menempatkan mereka ke wilayah lain seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (18/3/2017).

Sejumlah bus terlihat meninggalkan distrik al-Waer di Homs, yang merupakan pusat awal mula pemberontakan rakyat terhadap Assad. Menurut aktivis oposisi di al Waer dan kelompok monitor, antara 10 hingga 15 ribu pejuang serta warga sipil akan dievakuasi dalam beberapa kelompok selama beberapa minggu mendatang di bawah kesepakatan itu.

Gubernur Homs Talal Barazi mengatakan ia berharap 1.500 orang, termasuk sedikitnya 400 pejuang, berangkat pada hari ini untuk wilayah yang dikuasai pejuang dan sebagai besar penduduk al-Waer akan tinggal.

"Persiapan dan kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa hal-hal ini akan berjalan dengan baik," kata Barazi.

Pemerintah Suriah telah menjelaskan tawaran model yang bisa diterapkan yang membawa negara itu lebih dekat dengan perdamaian setelah enam tahun konflik. Namun kelompok oposisi mengutuk dengan menyebutnya sebagai taktik paksa yang menggusur penentang Assad setelah bertahun-tahun mengalami pemboman dan pengepungan.

"Seiring Bulan Sabit Merah Suriah (SARC), pasukan Rusia dan Suriah yang mengawasi evakuasi, yang akan memakan waktu sekitar enam minggu," kata Barazi.
(ian)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
9 Negara Pemasok Senjata...
9 Negara Pemasok Senjata Tentara Suriah
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
1 jam yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
1 jam yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
4 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
4 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
6 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
7 jam yang lalu
Infografis
Militer Rusia, Iran,...
Militer Rusia, Iran, dan China Jauh Tinggalkan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved