PBB Serukan Dunia Bantu Atasi Kelaparan Somalia

Rabu, 08 Maret 2017 - 21:30 WIB
PBB Serukan Dunia Bantu...
PBB Serukan Dunia Bantu Atasi Kelaparan Somalia
A A A
MOGADISHU - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa- Bangsa (PBB) Antonio Guterres mendesak komunitas internasional beraksi untuk menghindari kelaparan di Somalia. Kekeringan di Somalia telah mengakibatkan tiga juta orang kelaparan. Somalia menghadapi krisis kelaparan ketiga dalam 25 tahun selain meng alami perang sipil dan anarki.

Kelaparan pada 2011 mengakibatkan 260.000 orang tewas di negara itu. ”Ada peluang untuk menghindari kondisi terburuk, tapi kita perlu dukungan besar dari komunitas internasional untuk menghindari terulang tragedi 2011. Ini membenarkan respons skala besar,” papar Guterres, dikutip kantor berita AFP.

Guterres tiba di Mogadishu kemarin pagi untuk meninjau kamp pengungsi dalam negeri di salah satu wilayah terparah. Dia bertemu Presiden Somalia Mohamed Abdullahi Mohamed yang menang melalui pemilu dan diharapkan dapat menciptakan negara yang lebih stabil pada masa depan. Somalia sebelumnya sempat dianggap sebagai negara gagal.

”Alasan Guterres datang ke sini hari ini ialah menunjukkan dukungan dan solidaritas pada rakyat Somalia saat krisis kemanusiaan ini. Kami mengalami kekeringan yang dapat mengakibatkan kelaparan jika kami tidak mendapatkan hujan dalam dua bulan men datang,” ujar Presiden Mohamed atau biasa dipanggil Farmajo.

Saat Somalia hampir stabil, Farmajo memperingatkan tidak ada perbaikan cepat di negara itu. ”Berbagai masalah Anda tercipta selama dua puluh tahun konflik dan kekeringan. Solusi memerlukan lebih dari dua puluh tahun lagi,” papar dia di depan warga Somalia bulan lalu.

Negara Tanduk Afrika itu merupakan satu dari tiga negara, selain Yaman dan Nigeria, yang berada di tepi krisis kelaparan. Saat ini kelaparan telah dideklarasikan di Sudan Selatan. Konflik dan kekeringan parah menjadi penyebab uta ma yang mengakibatkan krisis kelaparan di penjuru dunia. PBB menyatakan, dana darurat sebanyak USD4,4 miliar diperlukan untuk mengatasi krisis di empat negara yang lebih dari 20 juta rakyatnya menghadapi kelaparan.
(esn)
Berita Terkait
Bom Mobil Bunuh Diri...
Bom Mobil Bunuh Diri Guncang Ibu Kota Somalia
Somalia Putuskan Hubungan...
Somalia Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Kenya
Perompak Somalia Bajak...
Perompak Somalia Bajak Kapal Berbendera Panama
Pasukan Somalia-Kenya...
Pasukan Somalia-Kenya Baku Tembak di Perbatasan
Ledakan Bom Hantam Kafe...
Ledakan Bom Hantam Kafe Es Krim di Mogadishu, Somalia
Mengapa Perompak Somalia...
Mengapa Perompak Somalia Ditakuti?
Berita Terkini
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
32 menit yang lalu
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
1 jam yang lalu
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
3 jam yang lalu
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
5 jam yang lalu
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
5 jam yang lalu
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
5 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved