Insyaf Setahun, Majalah Playboy Pajang Foto Telanjang Lagi

Selasa, 14 Februari 2017 - 09:25 WIB
Insyaf Setahun, Majalah...
Insyaf Setahun, Majalah Playboy Pajang Foto Telanjang Lagi
A A A
WASHINGTON - Majalah Playboy kembali seperti cirikhas semula yakni menampilkan foto-foto telanjang setelah pada tahun lalu memutuskan tidak menampilkan ketelanjangan. Keputusan itu diumumkan kepala kreatif baru majalah Playboy, Cooper Hefner.

Cooper Hefner mengatakan, menghilangkan ketelanjangan pada majalah pria dewasa yang berbasis di Amerika Serikat (AS) ini sepenuhnya menjadi “kesalahan”.

”Hari ini, kami mengambil identitas kami kembali dan mereklamasi siapa kami,” tulis Hefner di Twitter. Majalah ini juga mempromosikan edisi Maret-April dengan gambar “playmate”. Promosi itu disertai dengan kampanye hastag #NakedIsNormal.

Beberapa pengguna media sosial menyambut keputusan majalah itu yang kembali seperti sedia kala. Meski demikian, beberapa pengguna media sosial mengkritik keputusan itu dengan ejekan bahwa majalah Playboy tidak laku lagi sehingga kembali memajang foto-foto asusila.

Pada hari Senin, Hefner mengonfirmasi keputusan majalah yang dia kelola. ”Saya akan menjadi yang pertama yang mengakui bahwa cara di mana majalah dengan gambar telanjang ini berlaku," katanya, seperti dikutip BBC, Selasa (14/2/2017).

”Ketelanjangan tidak pernah jadi masalah, karena ketelanjangan bukan masalah,” lanjut pengusaha media berusia 25 tahun yang merupakan pendiri dari Majalah Playboy, Hugh Hefner. Majalah Playboy didirikan oleh Hugh Hefner pada tahun 1953.

Samir Husni, seorang profesor jurnalisme di University of Mississippi, mengatakan larangan majalah Playboy mengumbar ketelanjangan telah mengasingkan banyak pembaca.

”Playboy dan gagasan non-ketelanjangan adalah semacam oxymoron,” ujarnya. Menurutnya, majalah ini harus menemukan cara untuk menarik memikat khalayak muda di era digital, di mana ketelanjangan telah menjadi hal biasa.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
6 menit yang lalu
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
57 menit yang lalu
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
3 jam yang lalu
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
3 jam yang lalu
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
5 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved