Bela Putin yang Dicap Pembunuh, Trump: Anda Pikir AS Polos?

Senin, 06 Februari 2017 - 08:13 WIB
Bela Putin yang Dicap...
Bela Putin yang Dicap Pembunuh, Trump: Anda Pikir AS Polos?
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membela Presiden Rusia Vladimir Putin yang dituduh pembunuh atas apa yang dilakukan militer Moskow. Pembelaan Trump itu muncul saat wawancara dengan penyiar Fox News, Bill O’Reilly.

Trump ditanya penyiar stasiun televisi berita AS itu perihal pendapatnya soal sosok Putin yang dicap pembunuh. Trump menjawab; ”Ada banyak pembunuh. Kami punya banyak pembunuh. Apa yang Anda pikir? Apakah negara kita (AS) begitu innocent (polos)?.”

Trump mengaku menghormati sosok pemimpin Kremlin yang berseteru dengan AS selama era pemerintahan Presiden Barack Obama itu. “Saya menghormati dia, saya menghormati banyak orang. Itu tidak berarti saya akan bergaul dengan dia,” kata Trump.

”Saya mengatakan itu lebih baik untuk bergaul dengan Rusia daripada tidak. Dan jika Rusia membantu kami dalam memerangi ISIS, yang merupakan pertarungan besar, dan terorisme di seluruh dunia, itu adalah hal yang baik. Apakah saya akan bersama dengan dia? Saya tidak punya gagasan untuk itu,” papar Trump, yang dikutip Senin (6/2/2017).

Trump juga meluapkan kekesalannya atas tindakan Hakim Pengadilan Federal AS, James Robart, yang memblokir perintah eksekutifnya tentang larangan masuk imigran asal tujuh negara Muslim Timur Tengah dan Afrika yang dianggap berbahaya. Putin juga marah ketika banding atas tindakan Hakim Robart ditolak oleh pihak pengadilan.

“Ketika sebuah negara tidak lagi mampu untuk mengatakan siapa yang bisa, dan yang tidak bisa, datang dan keluar, terutama untuk alasan keamanan dan pengamanan. Masalah besar,” kata Trump yang juga dia tulis di Twitter.

”Karena larangan tersebut dicabut oleh hakim, banyak orang yang sangat buruk dan berbahaya dapat mengalir ke negara kita. Sebuah keputusan yang mengerikan,” lanjut Trump.

”Hakim membuka negara kita untuk teroris potensial dan lain-lain yang tidak memiliki kepentingan terbaik di hati. Orang jahat sangat senang,” imbuh Trump.
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Iran Klaim Belum Gunakan...
Iran Klaim Belum Gunakan Semua Senjata Andalannya
24 menit yang lalu
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
1 jam yang lalu
4 Alasan Iran Kini Lebih...
4 Alasan Iran Kini Lebih Siap Hadapi Serangan AS, Sudah Memahami Musuh
2 jam yang lalu
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
3 jam yang lalu
Rusia Intensifkan Serangan,...
Rusia Intensifkan Serangan, Sekjen NATO Justru Berkunjung ke Ukraina
4 jam yang lalu
Jadi Target Rudal dan...
Jadi Target Rudal dan Drone Iran, Bahrain dan Kuwait Siaga Penuh
5 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved