Warga Yahudi dan Kristen Lindungi Muslim Salat Jumat di Masjid Kanada

Sabtu, 04 Februari 2017 - 16:33 WIB
Warga Yahudi dan Kristen...
Warga Yahudi dan Kristen Lindungi Muslim Salat Jumat di Masjid Kanada
A A A
TORONTO - Kelompok multi-iman dari komunitas Yahudi dan Kristen merentangkan tangan membentuk lingkaran mengitari beberapa masjid di Kanada. Mereka membentuk “cincin perdamaian” untuk melindungi para warga Muslim yang menjalankan salat Jumat.

Aksi solidaritas itu ditunjukkan kelompok multi-iman di Kanada setelah enam jemaah masjid Kota Quebec ditembak mati saat sedang salat pada hari Minggu (29/1/2017) malam. Ada ratusan warga lintas agama yang membentuk lingkaran manusia di luar masjid di Toronto, Edmonton dan St John saat warga Muslim menjalankan salat Jumat di dalamnya.

Kelompok Yahudi yang menjalankan aksi solidaritas untuk warga Muslim Kanada itu adalah kelompok Holy Blossom Temple yang dipimpin Rabbi Yael Splansky. ”Tidak ada warga Kanada yang harus takut untuk pergi ke rumah ibadah mereka untuk beribadah,” kata Splansky.

“Itu (penembakan di masjid Kota Quebec) adalah adegan menakutkan. Bayangkan orang-orang yang beriman akan berdoa dalam damai, yang akan berdoa untuk perdamaian, berada pada risiko. Rumah ibadah yang sakral dan harus dilindungi,” katanya, seperti dikutip IB Times, Sabtu (4/2/2017).

Baca:
Jemaah Masjid Quebec Korban Pembantaian Dimakamkan, PM Kanada Menangis


Sedangkan kelompok Kristen yang ikut aksi solidaritas untuk melindungi warga Muslim yang salat Jumat adalah kelompok United Church Fairlawn.

Solidaritas dari komunitas lintas iman itu disambut warga Muslim. ”Saya terkejut dan saya tidak percaya atas apa yang saya lihat ini,” kata Ahmed Jomha, salah satu jemaah Muslim yang menjalankan salat Jumat di sebuah masjid di Edmonton.

”Sungguh menakjubkan bagi saya untuk melihat dukungan dari orang yang berbeda datang bersama-sama. Saya tidak bisa menjelaskannya,” ujarnya.

Juru bicara untuk Jemaah Muslim Ahmadiyah (sebuah organisasi Islam di Toronto), Jari Qudrad, juga tersentuh oleh “pertunjukan cinta” dari komunitas lintas agama. ”Ini hanya melangkah untuk menunjukkan semangat sejati warga Kanada dan bagaimana sikap mereka yang inklusif dan multikultural,” ujar Qudrad. ”Mereka selalu bersedia untuk membantu dan tetap bersatu.”
(mas)
Berita Terkait
Pembunuhan Warga India...
Pembunuhan Warga India di Kanada Memicu Hubungan India-Kanada Memburuk
Kebakaran Hutan Kanada...
Kebakaran Hutan Kanada Meluas, Rumah dan Mobil Hangus Terbakar
Bawa Senapan M-14, Seorang...
Bawa Senapan M-14, Seorang Pria Serang Rumah PM Kanada
Tersandung Skandal dan...
Tersandung Skandal dan Berselisih dengan Trudeau, Menkeu Kanada Resign
Dubes Indonesia dan...
Dubes Indonesia dan Kanada Siap Majukan Kerja Sama Bilateral
Hasil Copa America 2024:...
Hasil Copa America 2024: Perkasa, Argentina Kalahkan Kanada 2-0
Berita Terkini
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
23 menit yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
41 menit yang lalu
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
2 jam yang lalu
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
2 jam yang lalu
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
3 jam yang lalu
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
3 jam yang lalu
Infografis
Demonstran Anti-NATO...
Demonstran Anti-NATO dan Pro-Palestina Mengamuk di Kanada
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved