Korut Tuding AS-Korsel Bersekongkol Rencanakan Serangan Nuklir
Sabtu, 04 Februari 2017 - 02:42 WIB
Korut Tuding AS-Korsel Bersekongkol Rencanakan Serangan Nuklir
A
A
A
SEOUL - Komitmen Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel) terkait sistem pertahanan rudal yang baru dicapai mendorong semenanjung Korea ke ambang perang nuklir. Begitu bunyi peringatan yang dikeluarkan oleh Korea Utara (Korut).
"Sistem rudal yang dipasang di Korsel adalah bagian dari rencana bersama Seoul dan Washington untuk mendorong serangan preemptive dari Korut," bunyi pernyataan dari kantor berita Korut, KCNA, yang ditujukan kepada Komite Perdamaian Nasional Korea seperti disitat dari CNN, Sabtu (4/2/2017).
Korut mengatakan sistem anti rudal THAAD adalah bagian dari strategi ofensif antara Seoul dan Washington. "Keduanya bekerja sama untuk merencanakan serangan preemptive dari Utara dan terus mendorong, mendorong situasi di semenanjung ke ambang perang nuklir," bunyi pernyataan itu lagi.
Pernyataan ini dikeluarkan bertepatan dengan kunjungan Menteri Pertahanan AS yang baru James Mattis ke Seoul. Dalam kesempatan itu, Mattis berjanji untuk menyebarkan sistem anti rudal THAAD guna melindungi tentara AS dan Korsel.
"Korut terus meluncurkan rudal, mengembangkan program senjata nuklir dan terlibat dalam retorika serta perilaku yang mengancam," kata Mattis.
"Sistem rudal yang dipasang di Korsel adalah bagian dari rencana bersama Seoul dan Washington untuk mendorong serangan preemptive dari Korut," bunyi pernyataan dari kantor berita Korut, KCNA, yang ditujukan kepada Komite Perdamaian Nasional Korea seperti disitat dari CNN, Sabtu (4/2/2017).
Korut mengatakan sistem anti rudal THAAD adalah bagian dari strategi ofensif antara Seoul dan Washington. "Keduanya bekerja sama untuk merencanakan serangan preemptive dari Utara dan terus mendorong, mendorong situasi di semenanjung ke ambang perang nuklir," bunyi pernyataan itu lagi.
Pernyataan ini dikeluarkan bertepatan dengan kunjungan Menteri Pertahanan AS yang baru James Mattis ke Seoul. Dalam kesempatan itu, Mattis berjanji untuk menyebarkan sistem anti rudal THAAD guna melindungi tentara AS dan Korsel.
"Korut terus meluncurkan rudal, mengembangkan program senjata nuklir dan terlibat dalam retorika serta perilaku yang mengancam," kata Mattis.
(ian)