Trump Bekukan Dana Rp2,9 Triliun yang Disumbangkan Obama ke Palestina

Kamis, 26 Januari 2017 - 13:24 WIB
Trump Bekukan Dana Rp2,9...
Trump Bekukan Dana Rp2,9 Triliun yang Disumbangkan Obama ke Palestina
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Presiden Donald Trump dilaporkan telah membekukan transfer bantuan dana Amerika Serikat (AS) sebesar USD221 juta atau sekitar Rp2,9 triliun untuk Palestina. Dana AS sebesar itu diam-diam disumbangkan Barack Obama beberapa jam sebelum lengser sebagai presiden AS atau sebelum pelantikan Trump.

Seorang sumber senior Palestina mengatakan kepada Times of Israel bahwa kepemimpinan Otoritas Palestina (PA) diberitahu oleh pejabat AS bahwa Palestina tidak seharusnya mengharapkan transfer dana AS tersebut. Obama pada 20 Januari 2017 memutuskan menyumbangkan dana itu ke Palestina meskipun ditentang kubu Partai Republik.

Menurut sumber itu, pemberitahuan dari pejabat AS salah satunya diterima oleh Perdana Menteri PA Rami Hamdallah pada hari Selasa. Hari itu merupakan hari yang sama ketika juru bicara Departemen Luar Negeri AS Mark Toner mengatakan akan menempatkan pembayaran dana itu di bawah pengawasan tambahan.

Baca:
Sebelum Lengser, Obama Diam-diam Sumbang Palestina Rp2,9 Triliun


Awalnya, dana bantuan itu disetujui oleh Kongres pada tahun fiskal 2015 dan 2016. Namun, setidaknya dua anggota parlemen dari Partai Republik mempersoalkannya karena khawatir uang sebesar itu bisa jatuh ke tangan yang salah. ”Seperti kepada keluarga tahanan Palestina dan pelaku bom bunuh diri,” kata anggota parlemen Partai Republik asal California, Ed Royce.

Politisi Partai Republik asal Texas, Kay Granger, juga ikut melakukan penangguhan atas keputusan Obama di jam-jam terakhir berkuasa. Partai Republik menyebut transfer dana oleh Obama ke Palestina sebagai hal “tidak pantas”.

”Saya sangat kecewa bahwa Presiden Obama menentang pengawasan kongres dan mengalirkan USD 221 juta untuk wilayah Palestina,” kata Ganger, yang dikutip Kamis (26/1/2017).

Sementara itu, pemerintahan Obama merasa tidak melanggar hukum apapun dengan keputusannya. Meski demikian, keputusan pemerintah Donald Trump telah membuat Palestina batal menerima kucuran dana besar AS yang merupakan “kado terakhir” Obama.

Mantan Menteri Luar Negeri John Kerry dilaporkan sudah memberitahu para anggota parlemen beberapa jam soal keputusan Obama sebelum Donald Trump dilantik sebagai presiden AS.
(mas)
Berita Terkait
3 Alasan Donald Trump...
3 Alasan Donald Trump Mengusir Para Simpatisan Palestina dari Amerika Serikat
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Palestina Sambut Gembira...
Palestina Sambut Gembira Kekalahan Donald Trump di Pemilu AS
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Berita Terkini
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
20 menit yang lalu
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
1 jam yang lalu
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
9 jam yang lalu
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
10 jam yang lalu
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
10 jam yang lalu
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
12 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved