Diktator Jammeh Kabur, Gambia Tak Punya Uang

Senin, 23 Januari 2017 - 10:48 WIB
Diktator Jammeh Kabur,...
Diktator Jammeh Kabur, Gambia Tak Punya Uang
A A A
BANJUL - Presiden baru Gambia Adama Barrow mengeluhkan kondisi negaranya yang tidak punya uang setelah diktator Yahya Jammeh melarikan diri atau kabur. Jammeh yang sudah berkuasa 22 tahun melarikan diri setelah diancam akan diserang negara-negara Afrika Barat karena menolak lengser setelah kalah dalam pemilu Desember lalu.

Negara pengasingan Jammeh tidak diketahui, termasuk oleh Presiden Barrow. Namun, informasi media setempat menyebut Jammeh melarikan diri ke Guinea Ekuatorial.

Jammeh yang telah mengubah Gambia dari negara sekuler menjadi negara Islam dengan nama Republik Islam Gambia melarikan diri dengan jet pribadi pada Sabtu malam.

Presiden Barrow mengatakan Gambia telah kehabisan sumber daya keuangan sebelum Jammeh melarikan diri. “Menurut informasi yang kami terima, tidak ada uang di kas (negara),” kata Barrow kepada stasiun radio Senegal, RFM.

”Itu yang telah diberitahukan kepada kami, tapi kami benar-benar akan memperjelas semua itu,” ujar Barrow.

Pasukan Afrika Barat telah memasuki Ibu Kota Banjul, Gambia, sejak Jumat pekan lalu. Kedatangn pasukan gabungan untuk memaksa Jammeh lengser itu disambut sorak-sorai dari warga Kota Banjul.

Pasukan Afrika Barat telah sempat konvoi di Banjul dengan 15 kendaraan tempur, termasuk kendaraan lapis baja yang dipasangi senapan mesin berat dan truk pikap yang berisi para tentara. Konvoi disambut senyum dan tepuk tangan warga Kota Gambia. Beberapa dari mereka meneriakkan “terima kasih”.

Kesediannya Jammeh untuk lengser telah memicu spekulasi bahwa ada kompromi dengan pemerintahan Barrow. Informasi yang beredar di publik menyebut bahwa Jammeh lengser dengan jaminan kekebalan hukum dari tuntutan.

Tapi, Presiden Barrow membantah spekulasi tersebut. ”Dia ingin tinggal di Gambia. Kami mengatakan; kami tidak bisa menjamin keamanannya dan (kami) mengatakan bahwa dia harus pergi,” kata Barrow, seperti dikutip Daily Mirror, Senin (23/1/2017).
(mas)
Berita Terkait
Kapal Gambia Hendak...
Kapal Gambia Hendak Berlayar ke Iran, AS Tembakkan Rudal Hellfire
Gambia Kesal Nenek-nenek...
Gambia Kesal Nenek-nenek Inggris Gila Seks Berwisata untuk Berburu Anak Muda
57 Negara Mayoritas...
57 Negara Mayoritas Muslim Bertemu di Gambia Namun Hanya bisa Mengecam Israel
Piala Afrika 2021 Kamerun...
Piala Afrika 2021 Kamerun vs Gambia: Brace Ekambi Bawa Les Lions Indomitables ke Semifinal
Daftar 20 Negara Lolos...
Daftar 20 Negara Lolos Piala Dunia U-20 di Indonesia: Gambia dan Tunisia Lengkapi Wakil Afrika
Taruhan Play Station...
Taruhan Play Station Jadi Motif Pembunuhan Pria Nigeria
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
2 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
3 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
4 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
5 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
6 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
7 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved