Kelompok Garis Keras Buddha Bubarkan Maulid Nabi SAW di Myanmar

Senin, 09 Januari 2017 - 10:20 WIB
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Buddha Bubarkan Maulid Nabi SAW di Myanmar
A A A
YANGON - Kelompok garis keras Buddha membubarkan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar komunitas Muslim di Yangon pada hari Minggu. Para saksi dan penyelenggara mengatakan ketegangan Islamofobia mulai meningkat di tengah aksi berdarah militer terhadap komunitas Rohingya di negara bagian Rakhine utara.

Puluhan orang yang dipimpin oleh segelintir biksu Buddha berjubah merah marun berbaris ke YMCA di ibu kota komersial Myanmar. Mereka menghentikan dan membubarkan perayaan untuk menandai ulang tahun Nabi Muhammad.

”Kami telah merayakan festival ini sepanjang hidup saya. Sekarang ini tampaknya seperti serangan terhadap kebebasan beragama,” kecam Kyaw Nyein, sekretaris Majelis Ulama Islam di Myanmar, kepada AFP.

”Para biarawan mencoba untuk menghentikan upacara tanpa mengatakan apa yang telah kami lakukan itu salah. Mengapa pihak berwenang tidak mengambil tindakan?,” katanya.

Saksi, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan para biksu menerobos ke lokasi perayaan dan menuntut kegiatan dihentikan.

Polisi telah dihubungi, namun tidak melakukan tindakan untuk menghentikan aksi kelompok garis keras itu.

Tin Maung Win, wakil presiden komite festival pengorganisasian dalam kegiatan itu mengatakan bahwa kelompok nasionalis Buddha berusaha untuk membangkitkan pembangkangan politik terhadap pemerintah NLD yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyi.

Dia mengatakan, kelompok ekstremis didukung partai USDP dan militer setelah melihat pemerintah terpilih yang baru bersikap lunak terhadap komunitas Muslim.

”Kami mengadakan festival di sini selama tujuh tahun tanpa kekerasan apapun, tapi hari ini terjadi. Hal ini karena kepentingan politik,” ujarnya kepada AFP, semalam (8/1/2017).
(mas)
Berita Terkait
Pakar PBB: Junta Myanmar...
Pakar PBB: Junta Myanmar Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan Sejak Kudeta
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
PM Myanmar: Tidak Ada...
PM Myanmar: Tidak Ada Satu Kekuatan Pun yang Boleh Mengendalikan Dunia
Myanmar Akan Gelar Pemilu...
Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Terjebak Semalaman,...
Terjebak Semalaman, Demonstran Myanmar Berhasil Lolos dari Kepungan Pasukan Keamanan
Berlutut Hadang Polisi...
Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Berita Terkini
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
17 menit yang lalu
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
58 menit yang lalu
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
1 jam yang lalu
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
1 jam yang lalu
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
1 jam yang lalu
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
2 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved