Bocah 8 Tahun di Mesir Dikubur Hidup-hidup dengan Alquran

Kamis, 29 Desember 2016 - 00:10 WIB
Bocah 8 Tahun di Mesir...
Bocah 8 Tahun di Mesir Dikubur Hidup-hidup dengan Alquran
A A A
KAIRO - Seorang penculik mengubur hidup-hidup bocah berusia delapan tahun di Mesir. Korban dikubur hidup-hidup dengan Alquran yang dia pegang.

Pria penculik bernama Yahya, 42, telah dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan di Mesir. Dia seperti dilansir Al Arabiya, semalam (28/12/2016) dinyatakan bersalah membunuh korban yang diketahui bernama Anas, seorang siswa sekolah untuk penghafal Alquran.

Kisah penculikan yang berakhir dengan penguburan ini terjadi bulan Juli lalu. Yahya, seorang sopir tuk-tuk—kendaraan mirip bajaj—menculik Anas di wilayah Kota Nazlat Khayan, Provinsi Sharqia. Yahya lantas menghubungi orang tua anak itu untuk menuntut uang tebusan 2 juta pound Mesir atau sekitar Rp1,4 miliar.

Kisah penculikan dimulai ketika Yahya, yang merupakan tetangga korban, menunggu Anas di sebuah tangga sekolah saat korban hendak masuk kelas untuk menghafal Alquran. Yahya berhasil memikat korban ke rumahnya.

Di rumah pelaku, korban yang menyadari telah diculik akhirnya berteriak. Yahya panik dan menyerang korban sebelum menguburkannya hidup-hidup dengan Alquran yang dipegang korban. Kronologi sesuai yang dibeberkan dalam sidang pengadilan.

Setelah mengubur korban, Yahya pura-pura mencari korban dengan keluarganya yang telah mengumumkan berita kehilangan.

Yahya mengaku melakukan kejahatan. Dia juga mengaku bahwa dua hari sebelum kejadian, istri dan anak perempuannya telah meninggalkan rumah. Dia membunuh korban yang dia culik dengan alasan takut ketahuan.

Menurut Yahya, dia memukul bagian kepala yang menyebabkan korban kehilangan kesadaran. Yahya kemudian mencoba untuk mematahkan lehernya, namun gagal. Dia lantas memilih mengubur korban yang saat itu masih hidup di sebuah lubang di rumahnya.

Yahya membenarkan bahwa korban memegang Alquran saat dia kubur hidup-hidup. Pelaku juga menyembunyikan ponsel dan kartu idenitas yang digunakan untuk menghubungi orang tua anak itu guna menuntut tebusan.
(mas)
Berita Terkait
Tim Arkeolog Mesir Temukan...
Tim Arkeolog Mesir Temukan Sarkofagus Kayu Kuno di Situs Saqqara
Berfoto di Piramida...
Berfoto di Piramida Kuno, Model Asal Mesir Ditangkap
Melihat Koleksi Museum...
Melihat Koleksi Museum Nasional Peradaban Mesir di Kairo
6 Fakta tentang Alexandria,...
6 Fakta tentang Alexandria, dari Alexander Agung hingga Banyak Mitos
Pesta Kemenangan Rakyat...
Pesta Kemenangan Rakyat Senegal Juarai Piala Afrika 2021
67 Juta Warga Mesir...
67 Juta Warga Mesir Berhak Berikan Suaranya dalam Pemilihan Presiden Mesir
Berita Terkini
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
40 menit yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
1 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
2 jam yang lalu
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
3 jam yang lalu
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
4 jam yang lalu
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
5 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA...
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved