Iran Manuver Besar-besaran, Pesawat Asing dan Sipil Diminta Menyingkir

Selasa, 27 Desember 2016 - 04:35 WIB
Iran Manuver Besar-besaran,...
Iran Manuver Besar-besaran, Pesawat Asing dan Sipil Diminta Menyingkir
A A A
TEHERAN - Militer Iran menggelar latihan militer besar-besaran, termasuk manuver jet-jet tempur dengan nama “Defenders of Velayat Skies 7” mulai hari Senin di wilayah selatan Iran. Militer Iran memperingatkan pesawat asing dan pesawat sipil untuk menyingkir dari zona udara manuver akbar ini.

Jika peringatan itu diabaikan, militer Iran sudah memperingatkan risiko bahaya yang akan dialami oleh pesawat asing maupun pesawat sipil.

”Latihan besar-besaran lima hari dengan nama kode ‘Defenders of Velayat Skies 7’ akan dimulai (Senin) di wilayah 496.000 km persegi dari Ahwaz dan Shiraz ke Kerman, Bushehr, Hormozgan, trio pulau (Abu Musa dan Greater dan Lesser Tunb), Pulau Kish, Kepualauan Khark dan perbatasan udara seluruh wilayah ini,” kata petinggi militer Iran, Brigadir Jenderal Farzad Esmayeeli, pada hari Minggu.

”Tentu saja, kami menyaksikan kehadiran sejumlah pesawat trans-regional di luar perbatasan udara dan laut negara, tapi kami menekankan bahwa pesawat ini harus tahu batas mereka, dan tahu bahwa kami akan mengambil tindakan dalam waktu kurang dari satu detik. Mereka harus sepenuhnya menjauhkan diri dari zona latihan,” lanjut dia.

Latihan militer besar-besaran ini melibatkan lebih dari 17 ribu tentara dari berbagai pasukan, termasuk Tentara Pertahanan Udara Garda Revolusi (IRGC), Angkatan Laut, Polisi dan Basij (pasukan mobilisasi).

Sedangkan peralatan tempur yang dikerahkan di antaranya, Unit Artileri Angkatan Darat dan jet-jet tempur Angkatan Udara termasuk McDonnell Douglas F-4 Phantom buatan Amerika Serikat. Sistem rudal pertahanan udara S-300 buatan Rusia juga ambil bagian dalam manuver tersebut.

”Latihan ini bertujuan mengkoordinasikan unsur-unsur operasional pertahanan udara (termasuk tentara, IRGC dan pasukan lain), penyebaran dan sistem transit yang cepat termasuk radar, rudal, artileri, dan penyadapan elektronik di bawah cakupan pemantauan penuh Pangkalan Pertahanan Udara Khatam al-Anbia,” imbuh juru bicara militer Iran, Abbas Farajpour Alamdari, kepada IRNA, semalam (26/12/2016).
(mas)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
36 menit yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
1 jam yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
2 jam yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
2 jam yang lalu
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
3 jam yang lalu
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
4 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved