Gabung ISIS, Wanita Filipina Dihukum 10 Tahun Penjara di Kuwait

Senin, 26 Desember 2016 - 18:35 WIB
Gabung ISIS, Wanita...
Gabung ISIS, Wanita Filipina Dihukum 10 Tahun Penjara di Kuwait
A A A
KUWAIT - Sebuah Pengadilan Kuwait menghukum seorang wanita Filipina 10 tahun penjara, Senin (26/12). Vonis itu dijatuhkan setelah wanita tersebut terbukti bergabung dengan ISIS dan merencanakan serangan.

Pengadilan juga memerintahkan untu mendeportasi wanita 32 tahun itu, setelah ia menjalani masa hukumannya. Wanita yang tidak disebutkan identitasnya itu ditangkap pada bulan Agustus silam, dua bulan setelah tiba di negara Teluk kaya minyak untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Kementerian Dalam Negeri Kuwait menyatakan, wanita itu telah mengaku menjadi anggota ISIS dan merencanakan serangan teroris. Wanita itu mengatakan kepada penyidik, bahwa suaminya adalah seorang militan ISIS aktif di Libya.

“Sang suami memintanya datang ke Kuwait dari Filipina sebagai pembantu rumah tangga,” sebut pernyataan Kemendagri Kuwait, seperti dikutip dari Channel News Asia.

Hingga kini, Pengadilan Kuwait telah menghukum sejumlah anggota, simpatisan, dan pihak-pihak yang mendanai ISIS. Pada bulan Oktober, polisi Kuwait menangkap seorang sopir asal Mesir yang dicurigai sebagai anggota ISIS. Sopir yang mengendarai sebuah truk sampah itu menabrak sebuah mobil pick-up yang membawa 5 warga Amerika Serikat.
(esn)
Berita Terkait
Dunia Berduka, Emir...
Dunia Berduka, Emir Kuwait Meninggal Dunia
Mengenang Emir Kuwait...
Mengenang Emir Kuwait Sheikh Sabah, Sang Pembela Persatuan Arab
Emir Kuwait Baru Tegaskan...
Emir Kuwait Baru Tegaskan Lagi Dukungan untuk Palestina
Kuwait Melepas Mendiang...
Kuwait Melepas Mendiang Sheikh Sabah, Emir Baru Resmi Dilantik
Siapa Syekh Meshal al-Ahmad...
Siapa Syekh Meshal al-Ahmad al-Sabah? Emir Baru Kuwait dengan Gaya Kepemimpinan Militer
Sheikh Meshal Ditunjuk...
Sheikh Meshal Ditunjuk sebagai Emir Baru Kuwait
Berita Terkini
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
1 jam yang lalu
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
2 jam yang lalu
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
2 jam yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
4 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
5 jam yang lalu
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
6 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved