Korban Tewas Tabrakan Kereta di Iran Capai 40
Sabtu, 26 November 2016 - 00:48 WIB
Korban Tewas Tabrakan Kereta di Iran Capai 40
A
A
A
TEHERAN - Jumlah korban tewas akibat tabrakan kereta di Iran terus bertambah. Terbaru, jumlah korban tewas mencapai 40 orang dan 100 lainnya mengalami luka-luka. Korban tewas kemungkinan akan terus bertambah jumlahnya.
Tabrakan kereta terjadi di sebuah stasiun yang berjarak sekitar 250 km sebelah timur dari Ibu Kota Teheran. Rekaman video menunjukkan empat gerbong tergelincir dimana dua dari mereka terbakar. Seorang juru bicara Bulan Sabit Merah Iran, Mostafa Mortazavi, mengatakan bahwa petugas pemadam kebakaran berusaha untuk mengendalikan kobaran api.
Seorang pejabat setempat mengatakan lokasi kecelakaan yang terpencil menyebabkan sulitnya upaya penyelamatan. "Sejauh ini hanya satu helikopter yang telah mencapai lokasi karena kesulitan akses," kata Kepala Bulan Sabit Merah lokal Hasan Shokrollahi seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (26/11/2016).
Presiden Iran, Hassan Rouhani, telah memerintahkan percepatan upaya penyelamatan serta penyelidikan penyebab kecelakaan mematikan di provinsi utara Semnan itu.
Sementara itu Gubernur Provinsi Semnan, Mohammad Reza Khabbaz mengatakan, jumlah korban tewas diperkirakan meningkat. Khabbaz mengatakan kereta menabrak kereta lain yang mengalami kerusakan saat memasuki stasiun Haft-Khan di pinggiran Shahroud. "Penyelidikan awal menunjukkan kegagalan mekanis, mungkin disebabkan oleh cuaca dingin, memaksa kereta ekspres, yang beroperasi antara kota Tabriz dan Mashad untuk berhenti di Haft-Khan," terang Khabbaz.
Sedangkan Gubernur Tabriz mengatakan bahwa kereta mengangkut 400 penumpang. Tidak jelas berapa banyak penumpang di kereta kedua. Kantor berita Fars sebelumnya mengatakan 100 orang telah diselamatkan.
"Dari 400 penumpang, 48 hilang. Mereka mungkin dirawat di rumah sakit atau telah meninggalkan lokasi, tapi ada kemungkinan besar bahwa mereka tewas," kata Rahim Shohratifar.
Tabrakan kereta terjadi di sebuah stasiun yang berjarak sekitar 250 km sebelah timur dari Ibu Kota Teheran. Rekaman video menunjukkan empat gerbong tergelincir dimana dua dari mereka terbakar. Seorang juru bicara Bulan Sabit Merah Iran, Mostafa Mortazavi, mengatakan bahwa petugas pemadam kebakaran berusaha untuk mengendalikan kobaran api.
Seorang pejabat setempat mengatakan lokasi kecelakaan yang terpencil menyebabkan sulitnya upaya penyelamatan. "Sejauh ini hanya satu helikopter yang telah mencapai lokasi karena kesulitan akses," kata Kepala Bulan Sabit Merah lokal Hasan Shokrollahi seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (26/11/2016).
Presiden Iran, Hassan Rouhani, telah memerintahkan percepatan upaya penyelamatan serta penyelidikan penyebab kecelakaan mematikan di provinsi utara Semnan itu.
Sementara itu Gubernur Provinsi Semnan, Mohammad Reza Khabbaz mengatakan, jumlah korban tewas diperkirakan meningkat. Khabbaz mengatakan kereta menabrak kereta lain yang mengalami kerusakan saat memasuki stasiun Haft-Khan di pinggiran Shahroud. "Penyelidikan awal menunjukkan kegagalan mekanis, mungkin disebabkan oleh cuaca dingin, memaksa kereta ekspres, yang beroperasi antara kota Tabriz dan Mashad untuk berhenti di Haft-Khan," terang Khabbaz.
Sedangkan Gubernur Tabriz mengatakan bahwa kereta mengangkut 400 penumpang. Tidak jelas berapa banyak penumpang di kereta kedua. Kantor berita Fars sebelumnya mengatakan 100 orang telah diselamatkan.
"Dari 400 penumpang, 48 hilang. Mereka mungkin dirawat di rumah sakit atau telah meninggalkan lokasi, tapi ada kemungkinan besar bahwa mereka tewas," kata Rahim Shohratifar.
(ian)