Duterte pada Abu Sayyaf: Hentikan Penculikan, Mari Bicara

Jum'at, 25 November 2016 - 18:39 WIB
Duterte pada Abu Sayyaf:...
Duterte pada Abu Sayyaf: Hentikan Penculikan, Mari Bicara
A A A
MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyerukan Abu Sayyaf untuk menghentikan penculikan, baik terhadap warga asing ataupun warga pribumi. Dia juga mengatakan, sudah saatnya bagi Abu Sayyaf untuk memulai pembicaraan dengan pemerintah Filipina.
Berbicara paska melakukan kunjungan ke rumah sakti tentara, Duterte mengatakan, pada awalnya ia memang ingin menggunakan cara militer untuk mengalahkan Abu Sayyaf. Namun melihat situasi terbaru, dengan banyaknya warga sipil yang disandera Abu Sayyaf, dan banyaknya tentara yang terluka akibat pertempuran itu, cara militer tidak lagi jadi opsi Duterte.
"Saya bisa menjadi jahat, saya bisa menjadi anak nakal, tapi saya berbicara tentang bangsa. Saya bisa melakukannya, bahkan sekarang," ujar Duterte, seperti dilansir Reuters pada Jumat (25/11).
"Saya bisa mengebom mereka agar mereka keluar dari sana (Filipina selatan), tapi apa yang akan kita dapat? Anda membunuh 20.000, Anda menghancurkan semuanya. Apakah itu membawa perdamaian, jika saya menggunakan kekuatan militer?" tanya Duterte.
Duterte menambahkan, ia siap untuk melakukan pembicaraan dengan Abu Sayyaf kapanpan dan dimanapun. "Jika Anda ingin berbicara, saya bisa pergi ke mana saja. Saya bisa pergi sendiri. Mari kita beri kesempatan kepada orang-orang kita," tukasnya.
Abu Sayyaf, yang bercokol di Jolo dan Basilan, setidaknya memiliki 22 orang sandera, sebagian besar dari mereka orang asing, termasuk warga negara indonesia. Abu Sayyaf menuntut puluhan ribu dolar untuk kebebasan pada sandera.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Filipina Sebut Pelaku...
Filipina Sebut Pelaku Pemboman di Jolo 2 Wanita, Salah Satunya WNI
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
44 menit yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
1 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
2 jam yang lalu
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
3 jam yang lalu
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
4 jam yang lalu
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
7 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved