Militer Filipina Siap Cegat Kapal Penculik Nelayan Indonesia

Minggu, 20 November 2016 - 14:01 WIB
Militer Filipina Siap...
Militer Filipina Siap Cegat Kapal Penculik Nelayan Indonesia
A A A
MANILA - Kelompok bersenjata dan bertopeng menculik dua nelayan Indonesia di perairan Malaysia timur dan unit militer Filipina bersiaga untuk mencegat mereka saat menuju Filipina Selatan. Begitu pernyataan pihak militer Filipina.

Lima orang menculik dua nelayan pada Sabtu malam dari pukat nelayan yang berada di perairan Sabah, Malaysia. Militer Filipina menduga penculikan tersebut dilakukan oleh kelompok pemberontak Abu Sayyaf.

"Orang-orang bersenjata tersebut dan korban mereka melesat menuju Filipina selatan," kata juru bicara militer Filipina, Mayor Filemon Tan. Ia menambahkan bahwa unit darat dan angkatan laut mencoba untuk mencegat para penculik seperti dikutip dari Reuters, Minggu (20/11/2016).

Kelompok pemberontak Abu Sayyaf diketahui beroperasi di Kepulauan Sulu dekat dengan Malaysia dan didirikan dengan agenda separatis. Mereka telah bersumpah setia kepada Negara Islam (ISIS) dan al-Qaeda. Namun kelompok ini lebih dikenal dengan aksi seperti bandit dan pembajakan, bahkan tentara Filipina meningkatkan serangan untuk memberangus kelompok ini.

Presiden Rodrigo Duterte membahas ancaman maritim Abu Sayyaf dengan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak baru-baru, setuju untuk bekerja sama untuk menghentikan penculikan.

Taktik kelompok Abu Sayyaf sangat brutal, mereka tak segan memenggal kepala sandera ketika tuntutan uang tebusan tidak dipenuhi. Hingga saat ini mereka telah menawan 22 orang, termasuk Belanda, Jerman, Korea Selatan, lima orang Malaysia, dua orang Indonesia, enam Vietnam dan enam warga Filipina.
(ian)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
4 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
4 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
6 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
7 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
7 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
8 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved