Soal LCS, China Desak Penyelesaian Secara Bilateral

Minggu, 20 November 2016 - 13:22 WIB
Soal LCS, China Desak...
Soal LCS, China Desak Penyelesaian Secara Bilateral
A A A
LIMA - Presiden China, Xi Jinping, mengatakan kepada Filipina dan Vietnam bahwa sengketa Laut China Selatan (LCS) harus diselesaikan secara bilateral. Hal itu diungkapkan Jinping dalam pertemuan terpisah dengan pemimpin kedua negara di sela-sela pertemuan APEC di Lima, Peru.

"Selama pertemuan di Peru, Jinping mengatakan kepada Presiden Filipina Rodrigo Duterte untuk secara aktif memikirkan kerja sama maritim dan meningkatkan interaksi positif di laut menjadikan LCS sebagai kesempatan untuk kerja sama bilateral," bunyi laporan yang diturunkan oleh Xinhua.

Xinhua melaporkan sentimen terkait LCS telah dikumdangkan oleh Presiden Duterte. Duterte telah mengawal perbaikan hubungan yang cepat antara kedua negara, yang sebelumnya dingin, sejak menjabat pada bulan Juni lalu.

"Filipina bersedia untuk benar-benar menangani masalah-masalah maritim dengan China melalui dialog dan konsultasi," seperti dikutip Reuters dari Xinhua, Minggu (20/11/2016).

Jinping juga membuat tawaran serupa dengan Presiden Vietnam, Tran Dai Quang. "Presiden China mengatakan kedua negara harus menyelesaikan sengketa melalui konsultasi bilateral dan dialog, mengedepankan kerja sama dengan menangguhkan perbedaan serta terlibat dalam pembangunan bersama dan benar-benar dan mengatasi permasalahan untuk perdamaian dan ketenangan regioanl," begitu laporan Xinhua.

Kantor berita Cina tersebut tidak mengatakan apakah Quang juga mengeluarkan pernyataan yang ditujukan terkait permasalahan LCS.

Pada hari Kamis, sebuah lembaga think tank Amerika Serikat (AS) melaporkan bahwa Vietnam telah memperluas landasan pacu di sebuah pulau yang di klaim di LCS. China melakukan hal itu menanggapi pembangunan fasilitas militer China di pulau-pulau buatan di wilayah tersebut.

Baca juga:
Vietnam Perluas Landasan Pacu di Laut China Selatan
(ian)
Berita Terkait
Duterte: Konflik dengan...
Duterte: Konflik dengan China Pasti Berujung Pertumpahan Darah
Menlu Filipina kepada...
Menlu Filipina kepada China: Keluar dari Laut China Selatan!
Klaim China Terhadap...
Klaim China Terhadap Fitur di Laut China Selatan Bisa Picu Serangan Balasan
Gentayangan di LCS,...
Gentayangan di LCS, China Sebut Pesawat Intai Australia Ancam Kedaulatan
Menhan Filipina: Beijing...
Menhan Filipina: Beijing Ingin Caplok Lebih Banyak Wilayah di Laut China Selatan
Bersitegang dengan China,...
Bersitegang dengan China, Filipina Bangun Stasiun Pemantau di LCS
Berita Terkini
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
21 menit yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
1 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
2 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
3 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
3 jam yang lalu
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
5 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved