Obama Desak Donald Trump Berdiri Melawan Rusia jika Menyimpang

Jum'at, 18 November 2016 - 03:17 WIB
Obama Desak Donald Trump...
Obama Desak Donald Trump Berdiri Melawan Rusia jika Menyimpang
A A A
BERLIN - Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama telah mendesak penggantinya, Donald Trump, untuk berdiri melawan Rusia jika kepemimpinan Kremlin salah atau menyimpang dari norma-norma internasional. Desakan Obama disampaikan setelah melakukan pembicaraan dengan Kanselir Jerman, Angela Merkel, di Berlin.

Obama mengatakan presiden baru AS ini jangan hanya mengambil pendekatan politik riil untuk berurusan dengan Rusia. Dia memperingatkan perihal perlombaan senjata cyber, di mana Rusia terlibat di dalamnya.

Obama berharap Trump akan mencari hubungan yang konstruktif dengan Rusia.”(Namun) bersedia untuk berdiri dengan (melawan) Rusia ketika mereka menyimpang dari nilai-nilai dan norma-norma internasional,” kata Obama, seperti dikutip BBC, Jumat (18/11/2016).

“Ini berarti, menahan diri dari mengambil pendekatan politik riil dan memotong penawaran yang bisa menyakiti orang atau melanggar norma-norma internasional, meninggalkan negara-negara kecil yang rentan, atau membuat masalah jangka panjang di daerah-daerah seperti Suriah,” lanjut Obama.

”Saya sudah berusaha (menjalin) hubungan yang konstruktif dengan Rusia, tapi saya juga telah realistis dalam mengenali beberapa perbedaan yang signifikan terkait bagaimana Rusia memandang dunia dan bagaimana kami melihat dunia,” ujar Obama.

Obama menegaskan, Trump tidak harus mengikuti persis “cetak biru” atau pendekatan pemerintahannya terhadap Rusia.

Ditanya tentang perilaku Trump selama seminggu setelah pemilu, Obama optimistis dengan penggantinya tersebut. ”Apa yang membuat saya optimistis tentang pengganti saya dan pergeseran dari kampanye untuk pemerintahan adalah ada sesuatu tentang tanggung jawab serius dari kantor itu, tuntutan yang luar biasa yang ditempatkan di AS tidak hanya oleh orang-orangnya sendiri, tetapi oleh orang-orang di seluruh dunia, yang memaksa Anda (Trump) untuk fokus,” kata Obama.

”Itu menuntut keseriusan. Dan jika Anda tidak serius tentang pekerjaan, maka Anda mungkin tidak akan bertahan lama,” imbuh Obama.
(mas)
Berita Terkait
Marah, Donald Trump...
Marah, Donald Trump Pertimbangkan Tarik 35.000 Tentara AS dari Jerman
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Berita Terkini
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
30 menit yang lalu
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
1 jam yang lalu
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
2 jam yang lalu
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
3 jam yang lalu
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
4 jam yang lalu
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
5 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved