Jet J-10 Tabrakan, Pilot Tempur Cantik Pertama China Tewas

Selasa, 15 November 2016 - 02:07 WIB
Jet J-10 Tabrakan, Pilot...
Jet J-10 Tabrakan, Pilot Tempur Cantik Pertama China Tewas
A A A
BEIJING - Pilot tempur cantik pertama China, Yu Xu, tewas setelah pesawat jet tempur yang dia piloti jatuh usai menabrak pesawat tempur lainnya di bagian sayap. Kecelakaan ini yang merenggut pilot tempur perempuan pertama China ini terjadi saat latihan pada 12 November di wilayah Provinsi Hebei utara.

Co-pilot lelaki dengan nama depan Xu berhasil keluar dari pesawat tempur sebelum tabrakan terjadi. Dia mengalami luka ringan.

Mesin dan perekam data penerbangan atau dikenal sebagai kotak hitam dari jet tempur J-10 telah ditemukan dan diserahkan kepada pihak berwenang untuk penyelidikan lebih lanjut.

Yu Xu, 30, bergabung dengan Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) pada tahun 2005 setelah lulus dari Akademi Penerbangan Angkatan Udara PLA dan merupakan salah satu dari 16 pilot wanita pertama yang lolos kualifikasi untuk menerbangkan jet tempur.

Pada bulan Juli 2012, dia menjadi yang pertama dari empat wanita yang telah memperoleh sertifikasi untuk menerbangkan jet tempur J-10, pesawat jet multi-peran dengan satu mesin.

Yu Xu dianggap sebagai panutan bagi perempuan muda yang ingin bergabung dengan tentara, khususnya angkatan udara. Para penggemar menjulukinya sebagai “Golden Peafowl” setelah videonya menari merak di sebuah pesta sekolah beredar ke publik.

”China adalah pelopor dalam pelatihan pilot aerobatic perempuan. Ketika program dimulai, tidak ada pengalaman asing untuk dipinjam atau mengandalkan stasitik dari negara lain. Dari perspektif ini, Yu Xu dan pilot aerobatic perempuan lainnya telah mengambil risiko yang lebih besar, yang pantas mendapatkan kehormatan yang lebih dari kami,” kata ahli penerbangan China, Wang Ya'nan kepada Global Times, yang dikutip Selasa (15/11/2016).

Kantor berita negara China, Xinhua mengutip juru bicara Angkatan Udara China, Shen Jinke, mengatakan bahwa personel Angkatan Udara China sangat menyesal. “Dan sedih atas kematian malangnya,” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
11 menit yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
1 jam yang lalu
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
2 jam yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
3 jam yang lalu
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
3 jam yang lalu
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
4 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved