Lima Komandan ISIS Rampok Jutaan Dolar Uang Kas lalu Kabur
Minggu, 06 November 2016 - 06:07 WIB
Lima Komandan ISIS Rampok Jutaan Dolar Uang Kas lalu Kabur
A
A
A
NINEVEH - Lima komandan senior kelompok ISIS merampok uang jutaan dolar dari kas kelompok itu kemudian melarikan diri dari Nineveh, Irak. Kelima komandan itu kini diburu pasukan ISIS di kawasan Distrik Tel Afar.
Aksi perampokan kas ISIS oleh lima komandan seniornya itu dilaporkan media Timur Tengah, Al Sumaria News. ”Lima anggota elite dari ISIS termasuk pejabat keuangan Abu al-Bara al-Qahtani, melarikan diri dari kelompok ekstremis di Nineveh, setelah merampok jutaan dolar,” bunyi laporan tersebut.
”Kelompok ISIS memobilisasi anggotanya untuk mengejar buronan, menangkap dan mengeksekusi mereka segera,” lanjut laporan media tersebut.”Lima komandan elite berkewarganegaraan Arab dan asing melarikan diri ke arah Distrik Tel Afar kemudian ke wilayah Suriah.”
Sementara itu, ISIS mengumbar bom di pinggir jalan yang menewaskan 17 orang ketika mereka mencoba melarikan diri dari Hawija, sebelah barat Kirkuk. Setidaknya, dua ledakan menghantam sebuah truk yang berisi beberapa orang, termasuk di dalamnya petugas polisi Irak. Kendaraan itu sejatinya sedang dalam perjalanan ke kamp pengungsi di al-Alam, sekitar 120km (75 mil) sebelah selatan Mosul.
Pada hari Sabtu (5/11/2016), pasukan khusus Irak mensterilkan bangunan di kawasan Mosul timur. Namun, para militan ISIS menghambat dengan menembakkan mortir dan mengerahkan penembak jitu.
”Daesh (ISIS) berada di pusat kota dan kita harus sangat berhati-hati untuk jaminan pasukan kami,” kata pejabat pasukan khusus Irak, Mayor Jenderal Sami al-Aridi, seperti dikutip ABC, Minggu (6/11/2016).
Aksi perampokan kas ISIS oleh lima komandan seniornya itu dilaporkan media Timur Tengah, Al Sumaria News. ”Lima anggota elite dari ISIS termasuk pejabat keuangan Abu al-Bara al-Qahtani, melarikan diri dari kelompok ekstremis di Nineveh, setelah merampok jutaan dolar,” bunyi laporan tersebut.
”Kelompok ISIS memobilisasi anggotanya untuk mengejar buronan, menangkap dan mengeksekusi mereka segera,” lanjut laporan media tersebut.”Lima komandan elite berkewarganegaraan Arab dan asing melarikan diri ke arah Distrik Tel Afar kemudian ke wilayah Suriah.”
Sementara itu, ISIS mengumbar bom di pinggir jalan yang menewaskan 17 orang ketika mereka mencoba melarikan diri dari Hawija, sebelah barat Kirkuk. Setidaknya, dua ledakan menghantam sebuah truk yang berisi beberapa orang, termasuk di dalamnya petugas polisi Irak. Kendaraan itu sejatinya sedang dalam perjalanan ke kamp pengungsi di al-Alam, sekitar 120km (75 mil) sebelah selatan Mosul.
Pada hari Sabtu (5/11/2016), pasukan khusus Irak mensterilkan bangunan di kawasan Mosul timur. Namun, para militan ISIS menghambat dengan menembakkan mortir dan mengerahkan penembak jitu.
”Daesh (ISIS) berada di pusat kota dan kita harus sangat berhati-hati untuk jaminan pasukan kami,” kata pejabat pasukan khusus Irak, Mayor Jenderal Sami al-Aridi, seperti dikutip ABC, Minggu (6/11/2016).
(mas)