Erdogan Balas Kritik Kanselir Jerman: Anda Membantu Teror!

Jum'at, 04 November 2016 - 04:30 WIB
Erdogan Balas Kritik...
Erdogan Balas Kritik Kanselir Jerman: Anda Membantu Teror!
A A A
ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan membalas kritik Kanselir Jerman Angela Merkel perihal tindakan keras Turki terhadap pers. Erdogan membalas dengan mengkritik balik bahwa Jerman membantu teror karena melindungi kelompok Kurdi, PKK.

Merkel semula mengkritik keras tindakan Ankara yang menangkapi wartawan Chumhuriyet, yang dianggap terkait gerakan Gulenist—sebuah gerakan yang dipimpin Fethullah Gulen—ulama Turki yang dituduh Erdogan ikut mendalangi upaya kudeta di Turki.

”Bagi saya dan seluruh pemerintah, sangat mengkhawatirkan bahwa kebebasan pers dan pidato sedang dibatasi, lagi dan lagi,” kritik Merkel selama konferensi pers bersama dengan Presiden Swiss Johann Schneider-Ammann, hari Rabu.

”Contoh terbaru sudah sangat menyedihkan, ini adalah apa yang terjadi dengan editor dan pemimpin redaksi dari surat kabar Cumhuriyet, dan kami memiliki keraguan yang sangat besar bahwa ini sesuai dengan prinsip-prinsip penegakan hukum,” lanjut Merkel tak lama setelah penangkapan terhadap 13 staf dan eksekutif Cumhuriyet.

Namun, Erdoga tak terima dengan kritik Merkel. Dia balik mengkritik Berlin yang dia tuduh menyediakan perlindungan kepada anggota organisasi ilegal di negaranya, yakni kelompok Partai Pekerja Kurdistan (PKK).

”Anda membantu teror!," balas Erdogan dalam pidato di Ibu Kota Ankara pada hari Kamis, merujuk pada pemimpin Jerman, seperti dikutip Hurriyet, Jumat (4/11/2016). Erdogan mengatakan bahwa Ankara tidak mengharapkan apa-apa dari Berlin. Tapi, dia menekankan bahwa Jerman akan diingat oleh sejarah karena menyembunyikan kelompok teror.

Erdogan mengungkapkan keprihatinan pada Jerman yang dia tuduh melindungi anggota organisasi teroris seperti PKK dan Partai Pembebasan Rakyat Revolusioner (DHKP-C). “Teror seperti kalajengking dan akan menggigit orang, yang membawanya,” ujar Erdogan. Menurutnya, tindakan Jerman akan jadi bumerang.
(mas)
Berita Terkait
Jerman dan Yunani Peringatkan...
Jerman dan Yunani Peringatkan Turki tentang Pengeboran di Mediterania
Jurnalis Turki Divonis...
Jurnalis Turki Divonis 27 Tahun Penjara dalam Kasus Spionase
Situasi Keamanan Memburuk,...
Situasi Keamanan Memburuk, Austria dan Jerman Tunda Operasi Penyelamatan di Turki
Jerman pada Turki: Hentikan...
Jerman pada Turki: Hentikan Tindakan Provokasi di Mediterania Timur
Yunani-Turki Bersitegang,...
Yunani-Turki Bersitegang, Menlu Jerman: Sebuah Percikan Bisa Picu Bencana
Turki Tuduh Barat Kobarkan...
Turki Tuduh Barat Kobarkan Perang Psikologis
Berita Terkini
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
12 menit yang lalu
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
1 jam yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
3 jam yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
7 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
8 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
9 jam yang lalu
Infografis
Balas Serangan AS, Parlemen...
Balas Serangan AS, Parlemen Iran Setuju Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved