Komandan Iran Sebut Kekuatan AS Menurun, Tak Lagi Nomor Satu

Jum'at, 04 November 2016 - 00:22 WIB
Komandan Iran Sebut...
Komandan Iran Sebut Kekuatan AS Menurun, Tak Lagi Nomor Satu
A A A
TEHERAN - Seorang komandan senior militer Iran mengatakan kekuatan Amerika Serikat (AS) sduah menurun dan tidak lagi menjadi kekuatan nomor satu di dunia. Komentar itu muncul saat perayaan untuk menandai Revolusi Islam 1979 di mana Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Teheran saat itu dikepung.

”Amerika tidak lagi nomor satu dan (tidak lagi) kekuatan pertama di dunia,” kata wakil komandan Garda Revolusi Islam Iran, Hossein Salami, kepada ribuan massa yang berkumpul di luar bekas kantor Kedubes AS di Teheran, pada hari Kamis.

”Kemampuan politik Amerika tidak bisa lagi mengelola pembangunan politik dan militer di dunia Islam. Kekuasaan politik Amerika telah sangat menurun,” ujarnya, seperti dikutip Al Arabiya, semalam.

Setiap tahun pada 3-4 November, Iran merayakan 444 hari pengepungan kedubes AS ketika Revoluasi Islam pecah tahun 1979. Saat itu, lebih dari 50 diplomat, staf dan mata-mata AS disandera oleh mahasiswa Iran. Mereka menuntut ekstradisi Mohamad Reza Pahlavi alias Shah, yang melarikan diri ke Amerika setelah digulingkan pada awal Revolusi Islam.

Krisis itu menyebabkan pememutusan hubungan diplomatik AS dan Iran selama beberapa dekade. Namun Teheran pada tahun lalu mencapai kesepakatan nuklir dengan enam negara kekuatan dunia (AS, Rusia, Inggris, Prancis, Jerman dan China). Dalam kesepakatan itu, Iran bersedia untuk mengekang program nuklirnya dengan imbalan sanksi atau embargo ekonomi yang menyengsarakan Teheran dicabut.

Meski mencapai kesepakatan nuklir, namun AS tetap menjadi musuh utama Iran. Kedua negara ini tetap berseberangan politik dalam beberapa konflik regional, termasuk konflik Suriah dan Yaman.

”Perlawanan kami dengan Amerika akan terus,” ujar Salami. Dia juga memperingatkan AS untuk tidak mengkritik rudal balistik Iran.”Pusat nyata kekuatan kita harus diperkuat,” katanya.
(mas)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tiba di AS, Demonstran Bikin Tiang Gantungan
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
33 menit yang lalu
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
57 menit yang lalu
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
1 jam yang lalu
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
10 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
11 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
12 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved