Jadi Bintang Porno, Pengungsi Suriah di Jerman Diancam Dibunuh

Kamis, 03 November 2016 - 04:24 WIB
Jadi Bintang Porno,...
Jadi Bintang Porno, Pengungsi Suriah di Jerman Diancam Dibunuh
A A A
BERLIN - Seorang pengungsi Suriah di Jerman bernama Antonio Suleiman, 19, memilih berkarier sebagai bintang film porno untuk menjalani kehidupan barunya. Namun, pilihan karier itu membuatnya menerima banyak ancaman pembunuhan.

Antonio Suleiman tiba di Jerman pada usia 15 tahun. Dia bersama keluarganya melarikan diri dari Suriah ketika perang sipil mulai pecah.

Pengungsi Suriah ini telah membintangi salah satu film dewasa berjudul “The Arabian King”. Pornografi dilarang di Tanah Air-nya, namun Suleiman lebih menyukai kebebasan di Eropa.

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Bild, Suleiman mengatakan bahwa niatnya adalah untuk membentuk persepsi dari pencari suaka.

Selama lebih dari lima tahun sekarang, warga Suriah telah digambarkan sebagai sosok yang menderita, korban pembantaian dan kerap dipermalukan ketika melakukan perjalanan berbahaya ke Eropa guna mencari suaka.

Ancaman pembunuhan itu tak hanya menyasar pada dirinya, tapi juga pada keluarganya. Ancaman pembunuhan muncul melalui e-mail dan pesan di Twitter.

Tapi Suleiman menganggap para pengkritik yang mengancam akan membunuhnya salah sasaran.”Saya tidak melakukan sesuatu yang buruk,” katanya.

”Mereka harus menyibukkan diri dengan orang-orang yang mengebom dan membunuh di Prancis, bukan dengan saya,” ujarnya.

“Saya menikmati kebebasan di Jerman, di mana saya bisa melakukan segala sesuatu yang saya tidak bisa lakukan di rumah (Suriah),” kata Suleiman. ”Saya ingin meningkatkan kesadaran tentang penderitaan negara asal saya,” katanya lagi.

Di akun Twitter-nya, yang berisi sejumlah fotonya, Suleiman yang tinggal di Berlin, menggambarkan dirinya sebagai ”Syrian Adult Performer/Filmmaker XXX”. Pengungsi Suriah ini sempat mengeluh ketika memilih berkarier sebagai bintang film dewasa, karena dia mengalami diskriminasi.

”Setiap kali produsen Jerman tahu saya orang Suriah, saya bertemu dengan (kesan) negatif dan penolakan,” ujarnya. ”Banyak orang Suriah di Jerman mengklaim bahwa tidak ada rasisme, dan bahwa segala sesuatunya baik. Saya pikir mereka berbohong kepada diri mereka sendiri,” imbuh dia, seperti dikutip Daily Mail, semalam (2/11/2016).
(mas)
Berita Terkait
Lebih dari 1.000 Orang...
Lebih dari 1.000 Orang Kembali ke Suriah dari Jerman Sejak 2017
Jerman Tangkap Dokter...
Jerman Tangkap Dokter asal Suriah, Diduga Terlibat Penyiksaan Tahanan
5 Fakta Ryyan Alshebl,...
5 Fakta Ryyan Alshebl, Pengungsi Suriah yang Jadi Wali Kota di Jerman
Petinggi Militer Rezim...
Petinggi Militer Rezim Assad Divonis Penjara Seumur Hidup
Setelah Petinggi Militer,...
Setelah Petinggi Militer, Giliran Dokter Suriah Diadili di Jerman
Jerman Kirim Tim Penyelamat...
Jerman Kirim Tim Penyelamat ISAR ke Lokasi Gempa Turki
Berita Terkini
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
1 jam yang lalu
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
2 jam yang lalu
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
3 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
7 jam yang lalu
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
8 jam yang lalu
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
9 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved