Admiral Tributs, Kapal Perang Rusia Pemburu Kapal Selam

Rabu, 02 November 2016 - 23:45 WIB
Admiral Tributs, Kapal...
Admiral Tributs, Kapal Perang Rusia Pemburu Kapal Selam
A A A
JAKARTA - Rusia dikenal sebagai salah satu negara produsen peralatan militer terbaik di dunia. Salah satu karya tangan Rusia adalah kapal Admiral Tributs, yang saat ini tengah merapat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Menurut Laksaman Muda Eduard Mikhallov, yang merupakan Kapten Admiral Tributs, Kapal perang dengan panjang 163 meter tersebut adalah kapal yang memiliki tugas khusus, yakni memburu dan menghancurkan kapal selam musuh.

"Kapal ini dibangun 30 tahun lalu di Lengingard. Sebelum berkunjung ke Jakarta, kapal ini sudah mengalami tiga kali modernisasi. Dan, modernisasi terakhir dilakukan dua tahun lalu," kata Mikhallov, saat ditemui di Jakarta pada Rabu (2/11).

"Tugas utama kapal ini adalah mencari dan menghancurkan kapal musuh, terutama kapal selam. Kapal ini dilengkapi dengan sejumlah roket. Selain untuk mengancurkan kapal selam, kapal ini juga bertugas memberikan peringatan kepada kapal lain," sambungnya.

Berdasarkan keterangan di rusnavy, kapal ini dilengkapi dengan torpedo, delapan buah peluncur roket, senapan AK-100 dan AK-630M, dan roket anti-kapal selam RBU-6000. Kapal yang bisa memuat 300 awak ini juga dilengkapi dengan satu buah helikopter.

Kedatangan kapal yang merupakan bagian dari Armada Pasifik Rusia ini sendiri merupakan bagian dari keterlibatan Rusia di Indo Defence 2016. Pada awalnya, ada empat kapal yang akan didatangkan ke Indonesia, namun karena satu dan lain hal, hanya Admiral Tributs yang berkunjung ke Jakarta.

"Pada awalnya ada empat kapal yang akan berkunjung, namun tiga kapal lainnya tiba-tiba mendapat tugas dari pusat, hanya Admiral Tributs yang datang ke Jakarta," tukas Mikhallov.
(esn)
Berita Terkait
Ukraina Memanas, Ini...
Ukraina Memanas, Ini Pernyataan Resmi Pemerintah Indonesia Lewat Kemenlu
WNI dari Ukraina Tiba...
WNI dari Ukraina Tiba di Indonesia, 14 WNI Masih Tertahan di Rumania
Pengakuan PMI Asal Bali...
Pengakuan PMI Asal Bali Pulang dari Ukraina, Kesulitan Ekonomi dan Bingung Kerja Apa
Viral Video Perkelahiannya,...
Viral Video Perkelahiannya, 2 Bule Rusia Kabur Tinggalkan Indonesia
IMF Bicara Dampak Perang...
IMF Bicara Dampak Perang Rusia-Ukraina pada Ekonomi Indonesia
Kedutaan Ukraina untuk...
Kedutaan Ukraina untuk Indonesia Rilis Video Kerusakan akibat Agresi Rusia
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
1 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
2 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
3 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
4 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
5 jam yang lalu
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
6 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved