Rusia Perpanjang Penghentian Serangan Udara ke Aleppo Hingga Jumat
Rabu, 02 November 2016 - 16:05 WIB
Rusia Perpanjang Penghentian Serangan Udara ke Aleppo Hingga Jumat
A
A
A
MOSKOW - Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan memperpanjang moratorium serangan udara terhadap sejumlah sasaran di Aleppo, Suriah, hingga Jumat. Hal ini dilakukan untuk memberikan pemberontak lebih banyak waktu untuk meninggalkan kota.
Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (2/11/2016), sejak 18 Oktober Rusia dan sekutunya, Suriah, mengatakan mereka telah menghentikan serangan udara di Aleppo. Pemerintah Barat menuduh bahwa serangan udara yang dilakukan Rusia dan pemerintah Suriah telah menewaskan warga sipil dalam jumlah besar, namun tuduhan itu dibantah Moskow.
Seorang juru bicara Kremlin mengatakan bahwa moratorium itu masih berlaku, tapi ia juga memastikan jika hal itu tidak bisa diperpanjang jika pemberontak di Aleppo tidak menghentikan serangan mereka.
Kementerian Pertahanan mengatakan bahwa moratorium itu akan berlaku hingga pukul 19:00 waktu setempat pada 4 November mendatang. Moratorium dilakukan untuk menghindari jumlah korban yang tidak masuk akal.
Rusia juga menyerukan kepada pemberontak untuk menggunakan kesempatan ini guna meninggalkan Aleppo dengan senjata mereka melalui dua koridor khusus.
Dilaporkan bahwa kelompok pemberontak Suriah telah mengalami kerugian besar selama pertempuran dan tidak mampu untuk keluar dari wilayah mereka sendiri.
Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (2/11/2016), sejak 18 Oktober Rusia dan sekutunya, Suriah, mengatakan mereka telah menghentikan serangan udara di Aleppo. Pemerintah Barat menuduh bahwa serangan udara yang dilakukan Rusia dan pemerintah Suriah telah menewaskan warga sipil dalam jumlah besar, namun tuduhan itu dibantah Moskow.
Seorang juru bicara Kremlin mengatakan bahwa moratorium itu masih berlaku, tapi ia juga memastikan jika hal itu tidak bisa diperpanjang jika pemberontak di Aleppo tidak menghentikan serangan mereka.
Kementerian Pertahanan mengatakan bahwa moratorium itu akan berlaku hingga pukul 19:00 waktu setempat pada 4 November mendatang. Moratorium dilakukan untuk menghindari jumlah korban yang tidak masuk akal.
Rusia juga menyerukan kepada pemberontak untuk menggunakan kesempatan ini guna meninggalkan Aleppo dengan senjata mereka melalui dua koridor khusus.
Dilaporkan bahwa kelompok pemberontak Suriah telah mengalami kerugian besar selama pertempuran dan tidak mampu untuk keluar dari wilayah mereka sendiri.
(ian)