Jet Tempurnya Diancam Ditembak Jatuh oleh Suriah, Turki Setop Serangan

Sabtu, 29 Oktober 2016 - 15:38 WIB
Jet Tempurnya Diancam...
Jet Tempurnya Diancam Ditembak Jatuh oleh Suriah, Turki Setop Serangan
A A A
ANKARA - Pesawat-pesawat jet tempur Turki dilaporkan menghentikan serangan udara di wilayah Suriah utara selama seminggu terakhir setelah diancam rezim Suriah akan ditembak jatuh. Turki sebelumnya terlibat serangan udara di Suriah utara dalam operasi “Euphrates Shield”.

Seorang pejabat Turki mengatakan kepada Hurriyet Daily News, Sabtu (29/10/2016) dalam kondisi anonim, bahwa Ankara menghentikan serangan udara di Suriah sejak 22 Oktober 2016. Pejabat Turki itu menambahkan bahwa pasukan koalisi internasional yang dipimpin Amerika Serikat (AS) mengalami penurunan jumlah penerbangan di Suriah utara.

Rezim Suriah yang dipimpin Presiden Bashar al-Assad semakin percaya diri dengan kemampuan pertahanan udaranya setelah didukung sistem rudal pertahanan anti-pesawat S-400 dan S-300.

Sistem rudal pertahanan anti-pesawat termutakhir Rusia itu memiliki kemampuan untuk menembak jatuh pesawat dan rudal jelajah dalam jarak 250 mil (402km) di semua arah di Suriah.

Dua hari sebelum Turki menghentikan penerbangan militer di wilayah udara Suriah, Damaskus—yang menyebut invasi Turki sebagai pelanggaran kedaulatan nasional—mengancam akan menembak jatuh setiap pesawat tempur Turki.

”Setiap upaya melanggar wilayah udara Suriah sekali lagi oleh pesawat-pesawat tempur Turki akan ditangani dan mereka akan dijatuhkan oleh semua (sarana) yang tersedia,” bunyi ancaman Damaskus pada 20 Oktober 2016. Dalam ancamannya, Suriah juga mengatakan bahwa kehadiran pasukan Turki di Suriah sebagai eskalasi berbahaya dan pelanggaran yang mencolok terhadap kedaulatan Suriah.

Ancaman dari Suriah ini muncul setelah pesawat-pesawat tempur Turki menargetkan pasukan Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) Suriah, sayap tempur Democratic Union Party (PYD) di dekat al-Bab, Aleppo utara sehari sebelumnya.

Pasukan Turki mulai menyerang wilayah Suriah utara sejak 24 Agustus 2016 dengan dalih menargetkan kelompok ISIS di sepanjang perbatasan Turki-Suriah. Turki, dalam kebijakan luar negerinya telah mendukung pasukan opsosisi Free Syrian Amry (FSA) atau Tentara Pembebasan Suriah.
(mas)
Berita Terkait
Luluh Lantak Kota Kahramanmaras...
Luluh Lantak Kota Kahramanmaras di Turki Usai Diguncang Gempa Dahsyat
Menlu Suriah: Turki...
Menlu Suriah: Turki Harus Mundur dari Suriah, Akhiri Pendudukan Wilayah
Turki Peringatkan Suriah...
Turki Peringatkan Suriah Tak Langgar Gencatan Senjata
Guru dan Siswa Gelar...
Guru dan Siswa Gelar Salat Gaib untuk Korban Gempa Bumi Turki dan Suriah
Hancur Lebur Kota Hatay...
Hancur Lebur Kota Hatay Usai Dihantam Dahsyatnya Gempa Turki
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
21 menit yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
1 jam yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
2 jam yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
3 jam yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
4 jam yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
4 jam yang lalu
Infografis
25 Drone Kamikaze yang...
25 Drone Kamikaze yang Dioperasikan India Ditembak Jatuh Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved