Diduga Jadi Bandar Narkoba, Walikota di Filipina Ditembak Mati

Jum'at, 28 Oktober 2016 - 15:17 WIB
Diduga Jadi Bandar Narkoba,...
Diduga Jadi Bandar Narkoba, Walikota di Filipina Ditembak Mati
A A A
MANILA - Walikota Maguindanao, di Filipina, bernama Samsudin Dimaukom ditembak mati oleh polisi anti-narkoba pada Jumat (28/10/2016) pagi. Dia dibunuh dalam perang melawan narkoba yang dikobarkan Presiden Rodrigo Duterte setelah diduga menjadi bandar narkoba.

Ada 10 orang yang tewas dalam baku tembak dengan polisi anti-narkoba pagi ini. Walikota Samsudin termasuk di dalamnya.

Baku tembak bermula ketika polisi mencoba menghentikan konovi Walikota Samsudin Dimaukom di sebuah pos pemeriksaan di Provinsi Cotabato Utara. ”Berdasarkan informasi tentang kelompok pengangkut obat-obatan terlarang di Maguindanao dan wilayah Cotabato,” kata pihak kepolisian Filipina mengacu pada data penyadapan komunikasi gembong narkoba.

Namun, konvoi walikota itu menolak berhenti dan memicu polisi untuk melepaskan tembakan. Nama Walikota Samsudin Dimaukom sudah masuk daftar pejabat pemerintah Filipina yang terlibat narkoba. Daftar itu dirilis Presiden Duterte bulan Agustus lalu.

Namun, ketika rumah walikota itu digerebek pada bulan September, polisi tidak menemukan narkoba. Perang melawan narkoba dengan target pengedar dan pecandu narkoba yang menolak ditangkap sudah menewaskan lebih dari 3.500 orang. Perang melawan narkoba dikobarkan Duterte sejak dia menjadi presiden pada 30 Juni 2016.

Sementara itu, Presiden Duterte pada hari Kamis mengatakan bahwa perang berdarah terhadap penjahatr narkoba akan terus berlangsung. Dia berharap ada 20.000 atau 30.000 angka kematian dalam perang melawan narkoba.

”Saya memberitahu Anda, akan tiga kali lipat dari itu. Untuk membebaskan negara saya (dari masalah narkoba), Anda dapat mengharapkan 20.000 atau 30.000 lebih (angka kematian),” ujar Duterte seperti dikutip ABS-CBN News.

Dia menambahkan bahwa dia kehilangan petugas polisi dalam perang melawan narkoba. ”Ada perang yang terjadi. Saya kehilangan dua sampai tiga polisi sehari. Ini perang,” katanya.
(mas)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
16 menit yang lalu
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
1 jam yang lalu
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
2 jam yang lalu
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
10 jam yang lalu
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
12 jam yang lalu
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
13 jam yang lalu
Infografis
26 Perwira Dimutasi...
26 Perwira Dimutasi Jadi Kapolres di Pulau Jawa pada Mutasi Juni 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved