AS Nyatakan Dukungan pada Operasi Anti-Narkoba di Filipina

Selasa, 25 Oktober 2016 - 16:49 WIB
AS Nyatakan Dukungan...
AS Nyatakan Dukungan pada Operasi Anti-Narkoba di Filipina
A A A
MANILA - Amerika Serikat (AS) menyebut Filipina sebagai salah satu mitra utama mereka dan menyatakan dukungan penuh atas operasi anti-narkoba di Filipina. Hal itu disampaikan Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Asia Timur dan Pasifik, Daniel Russel.
Russel mengatakan, pihaknya sangat mendukung operasi anti-narkoba di Filipina, tapi dengan beberapa catatan. Menurutnya, operasi itu harus tetap sesuai dengan hukum internasional dan menghormati HAM.
"Amerika mendukung penuh upaya Filipina untuk memberantas narkoba. Tapi, kami juga masih sangat prihatin mengenai jumlah kematian yang disebabkan oleh operasi ini," ucap Russel, seperti dilansir Russia Today pada Selasa (25/10).
Hampir 2.300 orang tewas di Filipina sejak Presiden Rodrigo Duterte menyatakan perang terhadap narkoba pada Juli 2016. Sejak itu, hubungan AS-Filipina mulai memburuk, akibat kritik-kritik tajam yang dilontarakan AS.
Kunjungan Russel ke Manila ini sendiri terjadi tidak lama setelah Duterte mengatakan ingin menjauh dari AS. Saat melakukan kunjungan ke China pekan lalu, Duterte menyatakan sudah waktunya bagi Filipina untuk mengucapkan selamat tinggal pada AS.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
6 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
8 jam yang lalu
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
9 jam yang lalu
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
10 jam yang lalu
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
11 jam yang lalu
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
13 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved