Letjen Moskow: Rusia dan AS Telah Memasuki Perang Dingin Baru

Senin, 24 Oktober 2016 - 07:32 WIB
Letjen Moskow: Rusia...
Letjen Moskow: Rusia dan AS Telah Memasuki Perang Dingin Baru
A A A
MOSKOW - Rusia dan Amerika Serikat (AS) telah memasuki Perang Dingin baru yang dapat menyebabkan pecahnya konfrontasi di seluruh dunia. Demikian pendapat seorang Letnan Jenderal (Letjen) Rusia, Evgeny Buzhinsky.

Menurutnya, Presiden Rusia Vladimir Putin sudah menentang hegemoni internasional Amerika. Dia memperingatkan bahwa Rusia dan AS sedang menuju kebuntuan berbahaya seperti era krisis rudal Kuba.

”Jika kita berbicara tentang Perang Dingin terakhir, kami sedang di suatu tempat ketegangan antara Tembok Berlin dan krisis Rudal Kuba,” kata Letnan Jenderal Evgeny Buzhinsky, mantan kepala kementerian Rusia urusan perjanjian pertahanan internasional dan sekarang menjadi Kepala Pusat PIR, sebuah kelompok think tank Moskow.

"Dengan kata lain, (AS dan Rusia) tertatih-tatih di ambang perang, tapi tanpa mekanisme untuk mengelola konfrontasi,” katanya lagi, seperti dikutip Telegraph, semalam (23/10/2016).

Kementerian Luar Negeri Rusia pada Sabtu pekan lalu menuduh Pemerintahan Obama mencoba menghancurkan hubungan AS dengan Rusia.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, mengatakan Moskow akan membalas dalam jika AS tetap melanjutkan sanksi baru terhadap Rusia dalam menanggapi pengeboman di Aleppo.

Kremlin sendiri telah mengisyaratkan memotong jalur diplomasi kedua negara setidaknya sampai Pemilu 8 November 2016, dengan harapan bisa menjalin hubungan yang lebih baik di era pengganti Presiden Barack Obama.

Langkah Kremlin itu muncul setelah Menteri Luar Negeri AS, John F. Kerry, membatalkan semua koordinasi terkait krisis Suriah. Dia menuduh Rusia merobek kerangka kerjasama diplomatik kedua negara.

Presiden Putin juga sudah membuat komentar yang meningkatkan ketegangan ketika ditanya wartawan mengapa hubungan dengan Washington telah runtuh karena Suriah.

”Ini bukan karena Suriah. Ini adalah usaha satu bangsa untuk menegakkan keputusan terhadap seluruh dunia,” sindir Putin yang terang-terangan menentang hegemoni internasional AS.
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
13 menit yang lalu
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
55 menit yang lalu
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
1 jam yang lalu
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
1 jam yang lalu
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
1 jam yang lalu
3 Alasan Pemakaman Khamenei...
3 Alasan Pemakaman Khamenei Bisa Pecahkan Rekor Sejarah, Dihadiri 15 Juta Orang
2 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved