Survei: Trump atau Hillary? Banyak Pemuda AS Pilih Meteor Raksasa

Rabu, 19 Oktober 2016 - 04:41 WIB
Survei: Trump atau Hillary?...
Survei: Trump atau Hillary? Banyak Pemuda AS Pilih Meteor Raksasa
A A A
WASHINGTON - Banyak pemuda di Amerika Serikat (AS) frustasi karena tidak puas dengan sosok kandidat presiden yang akan mereka pilih 8 November 2016 nanti. Dalam sebuah survei atau jajak pendapat, banyak pemuda AS lebih memilih meteor raksasa yang menghancurkan Bumi ketimbang memilih Donald Trump atau Hillary Clinton sebagai Presiden AS.

Jajak pendapat itu digelar UMass Lowell Center for Public Opinion yang bekerjasama dengan Odyssey Millennials. Co-director UMass Lowell’s Center for Public Opinion, Joshua Dyck, mengatakan jajak pendapat menunjukkan tingkat ketidakbahagiaan para pemuda AS tentang sosok kandidat presiden yang ada.

Survei itu juga ramai di Twitter dengan munculnya hashtag "#GiantMeteor2016”. Hastag itu menjadi referensi bahwa banyak pemuda AS lebih memilih meteor yang akan menghancurkan bumi sebagai “calon presiden imajiner”. Pilihan itu sekaligus mengekspresikan rasa frustasi mereka soal Pemilu Presiden AS tahun ini.

Sebanyak 53 persen dari 1.247 orang berusia 18 sampai 35 mengatakan bahwa mereka akan lebih memilih untuk melihat meteor raksasa yang akan menghancurkan dunia daripada harus Trump. Sebanyak 34 persen lebih memilih pemusnahan planet Bumi ketimbang memilih Hillary Clinton.

Masih menurut hasil jajak pendapat, sebanyak 39 persen responden mengatakan bahwa mereka lebih suka pada Presiden Barack Obama dan berharap Obama jadi presiden seumur hidup AS daripada harus menyerahkan kekuasaan pada Hillary atau Trump.

Kemudian, 26 persen responden mengatakan bangsa AS akan lebih baik untuk memilih pemimpin berikutnya dalam undian secara acak.

”Jelas, kami tidak berpikir bahwa mereka serius,” kata Dyck dalam sebuah wawancara telepon pada hari Selasa, yang dilansir Reuters, Rabu (19/10/2016).

”Fakta bahwa satu dari empat anak muda kita memilih ‘Meteor Raksasa’, itu memberitahu Anda sesuatu tentang ketidakpuasan politik yang sedang ditunjukkan oleh pemuda Amerika,” lanjut Dyck.
(mas)
Berita Terkait
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Pasar Taruhan Unggulkan...
Pasar Taruhan Unggulkan Trump Menangkan Pilpres Amerika Serikat 2024
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Akui Kekalahan dari...
Akui Kekalahan dari Donald Trump di Pilpres AS, Kamala Harris Sampaikan Pidato Konsesi
Berita Terkini
9 Fakta Diplomasi Ayat...
9 Fakta Diplomasi Ayat Suci Al-Quran pada Pemakaman Khamenei, Kirim Sinyal Bedakan Siapa Sekutu dan Musuh
27 menit yang lalu
Kenapa Para Jenderal...
Kenapa Para Jenderal Iran Bersumpah Akan Balas Dendam atas Kematian Khamenei?
1 jam yang lalu
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
3 jam yang lalu
Meski Ada Ancaman, Kedubes...
Meski Ada Ancaman, Kedubes Iran Ucapkan Terima Kasih kepada Delegasi yang Hadiri Pemakaman Khamenei
7 jam yang lalu
AS Tebar Ancaman ke...
AS Tebar Ancaman ke Banyak Negara agar Tidak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei, Apakah Efektif?
8 jam yang lalu
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
9 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved