ISIS Eksekusi 58 Pelaku Pemberontakan di Mosul

Sabtu, 15 Oktober 2016 - 01:21 WIB
ISIS Eksekusi 58 Pelaku...
ISIS Eksekusi 58 Pelaku Pemberontakan di Mosul
A A A
BAGHDAD - Militan ISIS yang berada di kota Mosul berhasil menghancurkan pemberontakan yang dipimpin olah salah satu komandan kelompok ekstremis itu. Demikian laporan yang diungkapkan pejabat kemanan Iran dan sumber di kota Mosul.

Menurut warga, 58 orang yang diduga terlibat dalam rencana itu telah dieksekusi oleh ISIS. Para pemberontak tersebut mati tenggelam dan dikuburkan di kuburan massal. Nama-nama para korban telah diberikan kepada rumah sakit, namun jenazah mereka belum dikembalikan kepada pihak keluarga.

"Beberapa kerabat yang anggotanya dieksekusi mengirimkan seorang wanita tua untuk menanyakan jenazah para korban. ISIS lantas memarahi dan mengatakan kepada mereka tidak ada jenazah, tidak ada makam, mereka pengkhianat yang murtad dan dilarang untuk menguburkan mereka di pemakaman Muslim," ucap salah satu warga seperti dikutip Russia Today dari Reuters, Sabtu (15/10/2016).

Meski tidak menyebutkan nama dalang dari pemberontakan karena takut membahayakan pihak keluarganya, Reuters menyatakan bahwa pelaku adalah salah seorang pembantu pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi. Muhsin Abdul Kareem Oghlu, yang dikenal anggota garis keras ISIS, dilaporkan telah ditunjuk untuk menggantikan komandan yang telah dieksekusi.

Diyakini, upaya pemberontakan itu untuk melemahkan pertahanan Mosul jelang upaya pemerintah Irak untuk membebaskan kota itu. Seorang ahli ISIS yang menjadi penasihat pemerintah Baghdad, Hisham al-Hashimi percaya jika upaya pemberontakan itu berhasil digagalkan setelah salah satu pendukung upaya itu tertangkap dengan pesan tentang senjata di telepon. Korban kemudian mengaku saat diinterogasi dengan rencana mendukung pasukan Irak.

Mosul jatuh ke tangan kelompok ekstremis ISIS sejak pertengahan 2014 lalu. Menurut pejabat Amerika Serikat (AS) dan Baghdad, pasukan Irak sedang mempersiapkan diri untuk menyerang Mosul pada pertengahan Oktober nanti.
(mas)
Berita Terkait
Enam Tahun Pasca Serangan...
Enam Tahun Pasca Serangan ISIS, Nasib Kaum Yazidi Masih Belum Jelas
Irak Setop Tayangan...
Irak Setop Tayangan Prank Berbau Aksi Teror
Bom Sepeda Motor Tewaskan...
Bom Sepeda Motor Tewaskan 4 Orang di Irak, Diduga Dilakukan ISIS
ISIS Masih Kuat, NATO...
ISIS Masih Kuat, NATO akan Kirim 3.500 Pasukan Tambahan ke Irak
Warga Irak Sambut Paus...
Warga Irak Sambut Paus Fransiskus di Bekas Pertahanan ISIS
Pernah Jajah Irak, George...
Pernah Jajah Irak, George Bush Akui Tak Tahu Banyak Urusan Internasional
Berita Terkini
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
30 menit yang lalu
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
1 jam yang lalu
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
10 jam yang lalu
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
12 jam yang lalu
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
12 jam yang lalu
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
13 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved