Erdogan Minta PM Irak untuk Berkaca

Rabu, 12 Oktober 2016 - 14:11 WIB
Erdogan Minta PM Irak...
Erdogan Minta PM Irak untuk Berkaca
A A A
ANKARA - Presiden Turki Tayyip Erdogan meminta Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi untuk berkaca, dan mengetahui posisinya. Pernyataan ini merupakan respon atas kecaman yang dilontarkan Irak terhadap Turki, yang masih enggan menarik pasukannya dari Irak.
Dalam sebuah pernyataan, Erdogan mengatakan, Abadi harus tahu diri. Erdogan juga menyebut Abadi tidak selevel dengan dirinya. Selain itu, Erdogan memastikan bahwa dia tidak akan menarik mundurk pasukannya yang saat ini berada di dekat Mosul. Menurut Erdogan, pemerintah Irak lah yang meminta Turki untuk mengirimkan pasukan tahun 2014 silam.
"Anda bukanlah teman bicara saya, Anda tidak pada tingkat saya, Anda tidak setara dengan saya, Anda tidak memiliki kualitas yang sama seperti saya," kata Erdogan merujuk pada Abadi, seperti dilansir Al Arabiya pada Rabu (12/10).
"Tentara Turki tidak kehilangan cukup kualitas untuk menerima perintah dari Anda. Kami akan melakukan apapun yang diperlukan seperti yang telah kita lakukan hingga saat ini," sambungnya.
Hubungan Turki dan Irak menegang setelah Ankara mengirim pasukan pada akhir tahun lalu ke daerah Bashiqa, sebelah timur laut dari Mosul, untuk melatih pejuang anti-ISIS. Langkah Ankara ini dicap oleh Baghdad sebagai pelanggaran terang-terangan dari kedaulatan Irak.
Irak telah menuntut penarikan pasukan Turki, tapi Ankara telah berulang kali mengabaikan seruan itu. Hubungan kedua negara terus memburuk setelah dalam beberapa pekan terakhir terjadi adu argumen antara kedua pihak, yang dimulai oleh pernyataan Erdogan pada awal Oktober lalu.
Erdogan saat itu mengatakan, Mosul bisa dibebaskan dari ISIS, tetapi Erdogan memperingatkan bahwa Ankara harus terlibat dalam operasi apapun dan dimasukkan dalam proses pengambilan keputusan.
Hal ini langsung memancing sikap keras dari Irak. Dimana, Kementerian Luar Negeri Irak langsung memanggil perwakilan Turki untuk menyampaikan protes. Paska protes itu, perang verbal Irak dan Turki tak lagi terbendung.
(esn)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
31 menit yang lalu
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
1 jam yang lalu
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
2 jam yang lalu
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
3 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
4 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
5 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved