Hendak Mengebom Kota di Jerman, Pemuda Asal Suriah Diburu
Minggu, 09 Oktober 2016 - 00:20 WIB
Hendak Mengebom Kota di Jerman, Pemuda Asal Suriah Diburu
A
A
A
CHEMNITZ - Polisi Jerman melakukan operasi pencarian besar-besaran terhadap pemuda 22 tahun asal Suriah setelah ditemukan bahan peledak di sebuah apartemen di Kota Chemnitz, Saxony. Pemuda Suriah itu diduga hendak melakukan serangan bom di Jerman bersama tiga orang lainnya yang sudah ditangkap.
“Kami menemukan bahan peledak di apartemen. Oleh karena itu perlu untuk melakukan langkah-langkah evakuasi lebih lanjut di daerah itu,” kata pihak kepolisian Saxony, melalui akun Twitter-nya, @PolizeiSachsen.
Polisi menerima informasi dari intelijen bahwa ada rencana serangan teror di Kota Chemnitz, pada Jumat malam. Dari informasi itulah, operasi keamanan besar-besaran digelar pihak kepolisian.
Pemuda asal Suriah yang sedang diburu diketahui bernama Jaber Albakr, 22. Foto-foto dari pemuda itu telah disebar. Ciri-cirinya, berambut gelap dan mengenakan kaus berkerudung.
”Kita harus berasumsi bahwa orang ini berbahaya,” kata juru bicara Kepolisian Saxony, Tom Bernhardt, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (8/10/2016), seperti dikutip Russia Today.
Bernhardt tidak bisa memastikan apakah pemuda asal Suriah yang diburu itu berstatus sebagai pengungsi atau bukan. Namun, sumber-sumber keamanan yang dikutip kantor berita DPA, mengatakan bahwa pemuda itu terkait kelompok-kelompok ekstremis.
Selama perburuan terhadap tersangka, stasiun kereta api pusat Chemnitz ditutup. Ketiga pria yang sudah ditangkap diyakini polisi sebagai kaki tangan atau kenalan dari Jaber Albakr. Namun, polisi belum merinci identitas ketiga pria yang sudah ditangkap.
“Kami menemukan bahan peledak di apartemen. Oleh karena itu perlu untuk melakukan langkah-langkah evakuasi lebih lanjut di daerah itu,” kata pihak kepolisian Saxony, melalui akun Twitter-nya, @PolizeiSachsen.
Polisi menerima informasi dari intelijen bahwa ada rencana serangan teror di Kota Chemnitz, pada Jumat malam. Dari informasi itulah, operasi keamanan besar-besaran digelar pihak kepolisian.
Pemuda asal Suriah yang sedang diburu diketahui bernama Jaber Albakr, 22. Foto-foto dari pemuda itu telah disebar. Ciri-cirinya, berambut gelap dan mengenakan kaus berkerudung.
”Kita harus berasumsi bahwa orang ini berbahaya,” kata juru bicara Kepolisian Saxony, Tom Bernhardt, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (8/10/2016), seperti dikutip Russia Today.
Bernhardt tidak bisa memastikan apakah pemuda asal Suriah yang diburu itu berstatus sebagai pengungsi atau bukan. Namun, sumber-sumber keamanan yang dikutip kantor berita DPA, mengatakan bahwa pemuda itu terkait kelompok-kelompok ekstremis.
Selama perburuan terhadap tersangka, stasiun kereta api pusat Chemnitz ditutup. Ketiga pria yang sudah ditangkap diyakini polisi sebagai kaki tangan atau kenalan dari Jaber Albakr. Namun, polisi belum merinci identitas ketiga pria yang sudah ditangkap.
(mas)