Eks Bos CIA Ramalkan Suriah Bakal Terpecah

Kamis, 06 Oktober 2016 - 09:44 WIB
Eks Bos CIA Ramalkan...
Eks Bos CIA Ramalkan Suriah Bakal Terpecah
A A A
WASHINGTON - Mantan kepala badan intelijen Amerika Serikat (AS), CIA, David Petraeus meramalkan Suriah tidak akan kembali menjadi sebuah negara yang utuh. Konflik bersenjata berkepanjangan membuat pihak-pihak yang bertikai sulit untuk disatukan kembali.

"Semakin muncul kemungkinan bahwa Suriah tidak akan dapat dipersatukan kembali. Humpty Dumpty telah jatuh dan saya tidak yakin Anda dapat menyatukan potongan untuk kembali bersama-sama," katanya merujuk pada sebuah acara televisi seperti dikutip dari laman Sky News, Kamis (6/10/2016).

Sebaliknya, ia membayangkan Suriah akan dibagi menjadi daerah otonom yang dipimpin oleh Presiden Bashar al Assad dan minoritas Alawit Syiah, Kurdi Suriah dan Arab Sunni.

"Saya pikir ada kemungkinan, dengan perjanjian atau tanpa perjanjian, Anda hanya akan melihat situasi berkembang di mana ada Kurdistan, dengan otonomi yang cukup, sebuah wilayah Alawit yang dikendalikan oleh Bashar (al Assad) dan rezimnya serta kemudian daerah di bawah kontrol berbagai elemen Sunni. Pertanyaannya adalah berapa banyak mereka dapat dibuat kohesif setelah ISIS dan afiliasi Al-Qaeda dikalahkan," katanyanya.

Lebih jauh, Petraeus memberikan prospek suram atas peluang untuk menghentikan perang sipil berdarah di Suriah. Ia pun pesimis jika konflik di Suriah bisa dihentikan meski hanya sementara.

"Kebanyakan orang akan menganggapnya sebagai upaya Hercules jika kita bisa mengurangi kekerasan dan pertumpahan darah serta mencapai gencatan senjata, walaupun kita masih harus memerangi afiliasi ISIS dan Al-Qaeda. Tapi sekali lagi, tanpa konteks militer yang memberikan insentif kepada Bashar al-Assad dan Rusia sebagai pendukungnya setuju dengan ini, saya pikir prospek untuk perdamaian tidak akan mungkin," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
2 Kelompok Pemberontak...
2 Kelompok Pemberontak Suriah yang Didanai Amerika Serikat, Benarkah Dibuat untuk Perdamaian?
Suriah Diterima Kembali...
Suriah Diterima Kembali ke Liga Arab, Amerika Serikat Kesal
Apakah Amerika Serikat...
Apakah Amerika Serikat Danai Pemberontak Suriah Gulingkan Assad? Ini Jawabannya
Rudal Hantam Pangkalan...
Rudal Hantam Pangkalan Militer Amerika Serikat di Suriah
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
1 jam yang lalu
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
3 jam yang lalu
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
3 jam yang lalu
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
3 jam yang lalu
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
4 jam yang lalu
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved