Pentagon: Cegah Serangan Ngeri Rusia, NATO Tinjau Pedoman Nuklir

Selasa, 27 September 2016 - 12:18 WIB
Pentagon: Cegah Serangan...
Pentagon: Cegah Serangan Ngeri Rusia, NATO Tinjau Pedoman Nuklir
A A A
WASHINGTON - Kepala Pentagon Amerika Serikat (AS), Ashton Carter, menempatkan Rusia layaknya Korea Utara (Korut) yang bisa meluncurkan serangan mengerikan terhadap AS dan sekutunya. Untuk itu, NATO sedang meninjau pedoman nuklir sebagai upaya pencegahan.

Carter mengatakan, kekuatan nuklir Amerika harus siap untuk terlibat dalam konfrontasi nuklir yang mungkin terjadi dengan Rusia.

”Rusia telah lama menjadi kekuatan nuklir, namun Moskow baru-baru ini membangun sistem senjata nuklir baru yang menimbulkan pertanyaan serius tentang komitmen pemimpinnya (tentang) stabilitas,” kata Carter.

Bos Pentagon ini mempertanyakan kepatuhan Rusia soal perjanjian lama perihal penggunaan senjata senjata nuklir. ”Apakah mereka menghormati secara mendalam dan hati-hati, bahwa pemimpin era Perang Dingin menunjukkannya dengan mengacungkan senjata nuklir mereka,” ujar Carter, seperti dikutip Russia Today, Selasa (27/9/2016).

Meski demikian, Menteri Pertahanan AS ini mengabaikan fakta bahwa sampai saat ini AS adalah satu-satunya negara yang pernah menggunakan senjata nuklir untuk menyerang negara lain.

”Ini adalah fakta serius bahwa kemungkinan besar penggunaan senjata nuklir saat ini tidak besar-besaran, melainkan beralih, tapi masih jadi (potensi) serangan kecil mengerikan yang belum pernah terjadi sebelumnya, misalnya dengan Rusia atau Korut,” kata Carter.

“Kami tidak bisa membiarkan itu terjadi, itulah sebabnya kami bekerja dengan sekutu kami untuk berinovasi dan beroperasi dengan cara baru dalam mempertahankan pencegahan dan terus menjaga stabilitas,” lanjut Carter.

Untuk menghadapi ancaman Rusia, Carter menekankan bahwa sekutu NATO di Eropa untuk menyegarkan pedoman nuklirnya guna mengintegrasikan pencegahan serangan konvensional dan nuklir. ”Untuk memastikan, kami merencanakan dan melatih seperti ketika kami akan melawan dan mencegah (serangan) Rusia,” imbuh Carter.
(mas)
Berita Terkait
3 Orang Berpengaruh...
3 Orang Berpengaruh Rusia Lulusan Amerika Serikat
Senjata Amerika Serikat...
Senjata Amerika Serikat Sudah Ada di Lapangan Tembak Ukraina
Putin Bongkar Masalah...
Putin Bongkar Masalah Utama Rusia dengan Amerika Serikat
3 Negara yang Senang...
3 Negara yang Senang Jika Amerika Serikat Tinggalkan NATO, Siapa Saja?
Putin: NATO Menipu Rusia
Putin: NATO Menipu Rusia
Prajurit Rusia Terlalu...
Prajurit Rusia Terlalu Tangguh, Tentara Bayaran Amerika Serikat Menyesal Ikut Berperang di Ukraina
Berita Terkini
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
3 menit yang lalu
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
34 menit yang lalu
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
1 jam yang lalu
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
6 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
10 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
11 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved