Cerita Hancurnya Afghanistan di Era Rezim Taliban

Jum'at, 23 September 2016 - 01:10 WIB
Cerita Hancurnya Afghanistan...
Cerita Hancurnya Afghanistan di Era Rezim Taliban
A A A
JAKARTA - Duta Besar Afghanistan untuk Indonesia, Roya Rahmani, menceritakan singkat tentang kehancuran negaranya di era rezim Taliban. Menurutnya, rezim Taliban berkuasa di Afghanistan dari tahun 1996 hingga 2001.

Rahmani mengatakan, negaranya sedang berusaha bangkit pasca-fase buruk di akhir tahun 1990, atau saat era Taliban. Pada awal pembangunan Afghanistan, yakni pada tahun 2001, kurang dari 1.000 anak yang bersekolah, dan hak-hak wanita sangat dibatasi.

"Pada tahun 2001, kami memulai dengan dasar di mana hanya ada 800 anak yang bersekolah, di mana semuanya adalah laki-laki. GDP (gross domestic product) hanya 160 dolar, hanya satu persen dari populasi Afghanistan yang memiliki akses telepon, tidak ada media independen, wanita dilarang untuk bersekolah dan bekerja," ucap Roya.

"Gaya hidup semacam ini bukanlah tradisi Afghanistan yang diterima oleh seluruh warga Afghanistan. Tapi rezim barbar Taliban telah mendorong hal tersebut. Satu yang menjadi tragedi adalah mereka menggunakan Islam sebagai pembenaran,” ujarnya saat menyampaikan sambutan pada peringatan Hari Kemerdekaan ke-97 Afghanistan, di Jakarta, pada Kamis (22/9/2016) malam.

Roya menuturkan, saat ini negaranya sudah berkembang cukup pesat. Di mana, hampir 10 juta anak telah tersentuh pendidikan. Media-media independen bermuculan, dan wanita bebas untuk menentukan masa depannya.

"Saat ini kami memiliki 9,5 juta orang yang bersekolah, 40 persen di antaranya adalah wanita. Sebanyak 75 persen populasi Afghanistan menggunakan telepon seluler, dengan layanan menjangkau 90 persen dari (wilayah) negara. Saat ini, kami memiliki kehadiran wanita tertinggi dalam pemeritah,” imbuh Roya Rahami.
(mas)
Berita Terkait
Tuntut Kejelasan, Ratusan...
Tuntut Kejelasan, Ratusan Pencari Suaka Asal Afghanistan Unjuk Rasa di Kantor UNHCR Jakarta
Potret 26 WNI Tiba di...
Potret 26 WNI Tiba di Indonesia Usai Dievakuasi dari Afghanistan
Berlomba Menampung Pengungsi...
Berlomba Menampung Pengungsi Afghanistan, Bagaimana dengan Indonesia?
Indonesia Sambut Baik...
Indonesia Sambut Baik Kesepakatan Taliban dan Afghanistan
Pengungsi Afghanistan...
Pengungsi Afghanistan di Indonesia Raih Love of Lives Award
Jelang Afghanistan vs...
Jelang Afghanistan vs Indonesia: Elkan Baggott Siap Tempur
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
26 menit yang lalu
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
1 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
3 jam yang lalu
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
5 jam yang lalu
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
7 jam yang lalu
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
8 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved