Trump: Lucuti Senjata Pengawal Hillary, Lihat yang Terjadi Padanya....

Sabtu, 17 September 2016 - 11:11 WIB
Trump: Lucuti Senjata...
Trump: Lucuti Senjata Pengawal Hillary, Lihat yang Terjadi Padanya....
A A A
MIAMI - Calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Donald John Trump, membuat seruan sarkastik untuk melucuti senjata agen Secret Service yang mengawal Hillary Rodham Clinton. Trump lantas meminta publik AS melihat apa yang terjadi pada capres Partai Demokrat itu.

Seruan Trump ini sebagai protes dari langkah Partai Demokrat yang ingin membatalkan Amandemen Kedua UU AS tentang Hak Publik Memiliki Senjata. Menurut laporan Reuters, Sabtu (17/9/2016), seruan itu disampaikan Trump saat kampanye di Miami.

”Saya berpikir bahwa pengawalnya harus menjatuhkan semua senjata. Mereka harus melucutinya, kan?,” tanya Trump kepada kerumunan pendukungnya.

”Ambil senjata mereka dan menjauh, dia (Hillary) tidak ingin senjata. Dan mari kita lihat apa yang terjadi padanya, Ambil senjata mereka, menjauh ok, itu akan sangat berbahaya...,” lanjut Trump.

Juru bicara kampanye Trump enggan menjelaskan detail maksud dari seruan capres Partai Republik tersebut. Pihak Secret Service juga menolak berkomentar.

Komentar Trump ini mengingatkan komentar serupa bulan lalu yang memicu kemarahan dari Partai Demokrat. Saat itu, Partai Demokrat menuduh Trump menyerukan pembunuhan terhadap Hillary.

Namun, Partai Republik menyangkal tuduhan dan menegaskan komentar Trump ditujukan sebagai kritik kubu Hillary yang ingin membatalkan Amandemen Kedua UU.

Seperti diketahui, Presiden Barack Obama, yang berasal dari Partai Demokrat sudah lama menyerukan perubahan UU dengan tujuan mengontrol kepemilikan senjata sipil. Seruan Obama itu sebagai respons atas maraknya penembakan di AS yang memakan banyak korban jiwa.
(mas)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Amerika Serikat Akan...
Amerika Serikat Akan Kembali Menjadi Mercusuar Dunia
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Antusiasme Masyarakat Berikan Suara Tinggi
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
5 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
9 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
10 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
11 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
12 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
13 jam yang lalu
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved