Sebut Orang Amerika Malas, Obama Picu Amarah Rakyatnya

Jum'at, 09 September 2016 - 01:34 WIB
Sebut Orang Amerika...
Sebut Orang Amerika Malas, Obama Picu Amarah Rakyatnya
A A A
VIENTIANE - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengatakan bahwa orang-orang AS malas untuk mengeksplorasi dunia dan malas untuk berinteraksi dengan orang lain. Komentar Obama itu memicu kemarahan rakyat AS.

Warga AS yang kesal dengan komentar itu menyerukan agar Obama tinggal di luar negeri.

“Kami adalah sebuah negara besar, di mana kami tidak selalu harus tahu tentang bagian-bagian lain di dunia,” kata Obama di forum Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI).

”Jika Anda berada di Laos, Anda perlu tahu tentang Thailand, China dan Kamboja, karena Anda adalah negara kecil dan mereka berada sebelah kanan pintu dan Anda perlu tahu siapa mereka,” lanjut Obama membandingkan karakter warga AS dan warga Asia.

”Jika Anda berada di Amerika Serikat, kadang-kadang Anda bisa merasa malas, Anda tahu kita begitu tidak perlu tahu apa-apa tentang orang lain,” kata Obama. ”Itu bagian dari apa yang saya coba untuk berubah.”

Pada saat yang sama, Obama tak lupa menyanjung Laos. Setelah menyebut orang Amerika "malas" sebanyak dua kali, Obama mengatakan bahwa Laos memiliki populasi termuda dan pertumbuhan ekonomi tercepat, di mana AS bisa belajar dari hal tersebut.

”Jika kita tidak di sini (untuk) berinteraksi dan belajar dari Anda, dan memahami budaya daerah, maka kita akan tertinggal,” ujar Obama.

Warga AS ramai-ramai mengecam komentar Obama yang mereka sebut “anti-Amerika”.

“Jadi yang dilakukan dengan @POTUS dan kebohongannya untuk Amerika. Memiliki keberanian untuk menyebut kamis rasis dan malas di Laos. Tinggalah di sana Obama dan AS tidak menginginkan Anda!,” kesal warga AS pengguna akun Twitter @kathyorozco25.

“Obama membenci Amerika, menyebut kita malas,” tulis warga AS lainnya pengguna Twitter dengan nama akun Twitter @DearPrudence310.

“Pikirkan Obama, jangan menyinggung dan merendahkan Amerika ? Pikirkan lagi!,” imbuh warga AS pengguna akun Twitter @chipwoods , seperti dikutip Russia Today, Kamis (8/9/2016).
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
26 menit yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
1 jam yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
2 jam yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
2 jam yang lalu
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
3 jam yang lalu
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
5 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved