AS Sebar Sistem Roket HIMARS di Perbatasan Turki-Suriah

Selasa, 06 September 2016 - 15:55 WIB
AS Sebar Sistem Roket...
AS Sebar Sistem Roket HIMARS di Perbatasan Turki-Suriah
A A A
ANKARA - Media Turki, Hurriyet Daily News mengabarkan, sekitar 50 tentara Amerika Serikat (AS) telah tiba di dekat perbatasan Turki dengan Suriah. Mereka ditempatkan di wilayah itu untuk mengoperasionalkan Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi atau HIMARS dalam rangka memerangi ISIS.

"Sistem roket HIMARS telah dikerahkan di dekat sistem rudal pertahanan Angkatan Bersenjata Turki di wilayah Almalitepe provinsi tenggara dari Gaziantep," kata laporan itu seperti dikutip dari Xinhua, Selasa (6/9/2016).

Sistem ini membawa total enam roket yang dipandu dengan jarak tembak mencapai 60-100 kilometer dan mempunyai kemampuan mobilitas yang cepat. Belum diketahui sejak kapan sistem roket tersebut ditempatkan di wilayah perbatasan.

Sebelumnya, Kedutaan Besar AS di Ankara mengatakan bahwa pasukan AS telah membombardir basis ISIS di dekat perbatasan Turki dengan Suriah menggunakan HIMARS. Kedutaan AS menggambarkan perkembang itu sebagai langkah terbaru dalam kerjasama AS-Turki dalam memerangi ISIS.

Meskipun penyebaran sistem HIMARS telah menjadi agenda Ankara, namun AS membutuhkan waktu selaman enam bulan untuk memenuhi kesepakatan tersebut seperti diberitakan Daily Sabah.
(ian)
Berita Terkait
Sekutu AS Tuduh Turki...
Sekutu AS Tuduh Turki Beri Zona Aman untuk ISIS
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
Amerika Serikat Dipecundangi...
Amerika Serikat Dipecundangi Turki 2-3
Erdogan: Sanksi Amerika...
Erdogan: Sanksi Amerika Serikat Tidak Menghormati Turki
Mengapa ISIS Tak Pernah...
Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?
Erdogan: Turki Kirim...
Erdogan: Turki Kirim Peralatan Medis ke Amerika Serikat
Berita Terkini
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
17 menit yang lalu
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
1 jam yang lalu
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
2 jam yang lalu
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
3 jam yang lalu
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
4 jam yang lalu
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
5 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved