Puluhan Ribu Warga Kurdi Gelar Aksi Anti Erdogan

Minggu, 04 September 2016 - 01:03 WIB
Puluhan Ribu Warga Kurdi...
Puluhan Ribu Warga Kurdi Gelar Aksi Anti Erdogan
A A A
COLOGNE - Sekitar 25 ribu pendukung Kurdi melakukan aksi damai di Cologne memprotes Presiden Turki Tayyip Erdogan. Mereka menyanyikan lagu dalam bahasa Jerman, "Katakan tidak untuk kudeta militer atau kediktatoran sipil."

Banyak demonstran yang membawa poster Abdullah Ocalan, pemimpin Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dipenjara. PKK terdaftar sebagai kelompok teroris oleh Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS) dan dilarang di Jerman.

"Kami berunjuk rasa bukan karena kami telah diperlakukan tidak adil selama 30 tahun, tetapi juga karena Jerman mendukung perilaku tersebut melalui pengiriman senjata dan larangan kelompok Kurdi di Jerman," kata Yavuz Fersoglu, juru bicara Nav-Dem, kelompok Kurdi yang mengorganisir demonstrasi di Cologne seperti dikutip dari Reuters, Minggu (4/9/2016).

Seorang juru bicara polisi mengatakan 1.000 petugas polisi berada di lokasi demonstrasi yang berjalan damai meskipun sejumlah atribut bendera dan spanduk yang mengandung unsur PKK disita petugas. Polisi juga harus menutup sebuah jembatan di dekat lokasi demonstrasi untuk menyelidiki dugaan bom ransel meski belakangan diketahui jika ancaman itu palsu.

Kordinator demonstrasi bernegosiasi dengan polisi untuk menggelar aksi damai setelah para pejabat kota membatalkan festival Kurdi yang telah dijadwalkan di stadion dengan kapasitas 50.000. Pembatalan terpaksa dilakukan karena dikhawatirkan bisa menimbulkan kontra-demonstrasi dan kekerasan.

"Ketika pemerintah Jerman dimana Angela Merkel mendukung pemerintah Turki, kami setidaknya harus memberikan sinyal kepadanya bahwa ia mendukung kediktatoran," kata seorang warga Kurdi keturunan Jerman, Selim Cebba.
(ian)
Berita Terkait
Jerman dan Yunani Peringatkan...
Jerman dan Yunani Peringatkan Turki tentang Pengeboran di Mediterania
Jurnalis Turki Divonis...
Jurnalis Turki Divonis 27 Tahun Penjara dalam Kasus Spionase
Situasi Keamanan Memburuk,...
Situasi Keamanan Memburuk, Austria dan Jerman Tunda Operasi Penyelamatan di Turki
Jerman pada Turki: Hentikan...
Jerman pada Turki: Hentikan Tindakan Provokasi di Mediterania Timur
Yunani-Turki Bersitegang,...
Yunani-Turki Bersitegang, Menlu Jerman: Sebuah Percikan Bisa Picu Bencana
Turki Tuduh Barat Kobarkan...
Turki Tuduh Barat Kobarkan Perang Psikologis
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
41 menit yang lalu
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
1 jam yang lalu
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
1 jam yang lalu
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
1 jam yang lalu
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
2 jam yang lalu
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
4 jam yang lalu
Infografis
Puluhan Ribu Dokter...
Puluhan Ribu Dokter Muda di Inggris Mogok Kerja 3 Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved