Nigeria Lancarkan Operasi Militer di Wilayah Kaya Minyak

Minggu, 28 Agustus 2016 - 16:44 WIB
Nigeria Lancarkan Operasi...
Nigeria Lancarkan Operasi Militer di Wilayah Kaya Minyak
A A A
YENAGOS - Militer Nigeria meluncurkan serangan baru terhadap gerilyawan di wilayah Delta Niger, kawasan penghasil minyak. Operasi militer itu menewaskan lima gerilyawan dan 23 lainnya berhasil ditangkap.

Kelompok bersenjata telah mengaku bertanggung jawab atas serangkaian serangan terhadap pipa minyak dan gas di wilayah selatan. Serangan ini mengakibatkan berkurangnya produksi minyak negara menjadi 700 ribu barel per hari.

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara militer Nigeri Sani Usman mengatakan, sebuah batalion pasukan khusus bergerak memerangi kamp militan dalam operasi yang bertujuan untuk menyingkirkan segala bentuk kegiatan kriminal.

"Dalam kegiatan operasi itu, lima militan yang menyerang tentara tewas, sementara banyak lainnya terluka dan 23 tersangka ditangkap," kata Sani seperti dikutip dari Reuters, Minggu (28/8/2016).

Tidak ada aksi balasan dari kelompok militan, yang beroperasi dari wilayah rawa-rawa yang sulit diakses tersebut. Kelompok militan mengataka mereka ingin bagian yang lebih besar dari kekayaan minyak Nigeria diberikan ke wilayah miskin. Penjualan minyak mentah menyumbang 70 persen dari pendapatan pemerintah Nigeria dan sebagian besar minyak itu berasal dari wilayah Delta.

Kampanye militer yang sama pada bulan Mei lalu mendapatkan kritik tajam dari kelompok-kelompok hak asasi dan warga. Mereka mengatakan para tentara telah mengepung desa, menangkap warga sipil, dan memperkosa perempuan dalam upaya untuk memaksa mereka menyerahkan para militan. Namun tudingan tersebut dibantah oleh pihak militer Nigeria.
(ian)
Berita Terkait
Jenderal Nigeria Sebut...
Jenderal Nigeria Sebut Video Aksi Protes Berdarah di Lagos Hoaks
Siapa Gwaska Dankarami?...
Siapa Gwaska Dankarami? Gembong Bandit yang Kejam dan Selalu Bersembunyi di Hutan dan Ditakuti Tentara dan Warga Nigeria
Nigeria Berusaha Pulih...
Nigeria Berusaha Pulih dari Banjir Terburuk dalam Satu Dekade
Brutal! Gerombolan Bandit...
Brutal! Gerombolan Bandit Bakar Bus, 30 Penumpang Tewas Terpanggang
Tegakkan Lockdown, Polisi-Tentara...
Tegakkan Lockdown, Polisi-Tentara Nigeria Bunuh 18 Warga
59 Orang Tewas dalam...
59 Orang Tewas dalam Serangan Simpatisan ISIS di Pelosok Nigeria
Berita Terkini
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
51 menit yang lalu
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
1 jam yang lalu
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
2 jam yang lalu
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
3 jam yang lalu
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
5 jam yang lalu
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
6 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved