Duterte Sebut PBB Organisasi Bodoh

Senin, 22 Agustus 2016 - 10:30 WIB
Duterte Sebut PBB Organisasi...
Duterte Sebut PBB Organisasi Bodoh
A A A
MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyebut PBB sebagai organisasi bodoh. Pernyataan Duterte ini datang tidak lama setelah dirinya mengancam akan menarik keluar Filipina dari keanggotaan PBB.

Dalam sebuah pernyataan, Duterte mengatakan PBB saat ini hanyalah sebuah organisasi yang terlalu banyak omong. Menurutnya, organisasi yang dipimpin oleh Ban Ki-moon itu tidak melakukan apapun. Dia mencotohkan apa yang terjadi di Suriah, dimana PBB hanya bisa mengeluh, tanpa melakukan apapun.

"Lihatlah anak ikonik yang diambil dari reruntuhan dan dibuat untuk duduk di ambulans dan kami melihatnya," kata Duterte, merujuk pada Omran Daqneesh, seperti dilansir Russia Today pada Senin (22/8).

"Mengapa Amerika Serikat (AS) tidak melakukan apa-apa? Saya tidak membaca Anda (AS) melakukan sesuatu. Apakah tidak ada yang berada di dalam organisasi bodoh itu terus mengeluh tentang banyaknya kematian?" tanya Duterte merujuk pada PBB.

Dia menambahkan, Filipina bisa saja mengundang China, negara-negara Afrika dan negara-negara lain untuk membuat badan internasional saingan. Sebuah badan, yang menurut Duterte yang bisa menampilan tindakan nyata, buka retorika semata.

Duterte sebelumnya mengancam, negaranya mungkin saja akan keluar dari PBB. Ancaman ini datang setelah PBB terus menerus melemparkan kritikan tajam terhadap kebijakan yang diambil pemerintah Filipina terkait upaya pemberantasan narkoba.

Dirinya menyatakan, sudah tugas dia sebagai Presiden untuk melindungi warganya, dan bukan para penjahat. Dia menekankan, tidak akan segan-segan mengambil langkah radikal jika PBB terus mencapuri urusan dalam negeri mereka.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
3 jam yang lalu
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
4 jam yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
4 jam yang lalu
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
5 jam yang lalu
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
6 jam yang lalu
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
7 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Diskon Bayar PBB-P2 Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved