Ulama Syiah Irak Desak Masyarakat Jangan Serang Kaum Homoseks

Sabtu, 20 Agustus 2016 - 12:15 WIB
Ulama Syiah Irak Desak...
Ulama Syiah Irak Desak Masyarakat Jangan Serang Kaum Homoseks
A A A
BAGHDAD - Ulama syiah terkemuka di Irak, Moqtada al-Sadr mengeluarkan seruan tertulis berisi desakan pada masyarakat untuk tidak menyerang kaum homoseksual. Menurutnya, meski kaum homoseksual menyimpang dari ajaran agama, namun mereka berhak hidup.

Seruan al-Sadr ini dipuji kelompok Human Rights Watch (HRW). Menurut HRW seruan al-Sadr merupakan langkah penting menuju toleransi.

Dalam seruan tertulis, al-Sadr yang memiliki pengikut banyak di Irak mengatakan bahwa kaum penyuka sesama jenis dan kaum yang tidak patuh pada norma-norma gender pada umumnya termasuk golongan “terlarang” dalam agama.

Namun, dia melanjutkan bahwa kaum homoseksual masih memiliki hak untuk hidup tanpa cedera meski menderita ”masalah psikologis”.

”(Anda) harus memisahkan diri dari mereka, (tetapi) jangan menyerang mereka, karena akan meningkatkan keengganan mereka dan Anda harus membimbing mereka menggunakan cara yang dapat diterima dan rasional,” bunyi seruan al-Sadr, seperti dikutip dari Al Arabiya, semalam (19/8/2016).

Kelompok HRW menyebut seruan dari al-Sadr bukan toleransi, namun langkah menuju toleransi.

Ini adalah bukan pertama kalinya al-Sadr membuat pernyataan yang mendesak masyarakat untuk tidak menyerang kaum homoseksual.

Pada tahun 2009, dia pernah mengatakan bahwa satu-satunya “obat” untuk “menghentikan” perilaku homoseksualitas adalah melalui dakwah dan bimbingan, bukan melalui kekerasan. Pernyataan ini muncul setelah polisi Irak menemukan mayat tiga pria penuh peluru yang diduga bagian dari kelompok homoseksual.
(mas)
Berita Terkait
Serangan Beruntun Rudal...
Serangan Beruntun Rudal dan Bom Hantam Irak
Ratusan Ribu Umat Muslim...
Ratusan Ribu Umat Muslim Syiah Irak Gelar Ritual Arbain di Karbala
Ribuan Peziarah Syiah...
Ribuan Peziarah Syiah Peringati Hari Raya Arbaeen di Karbala Irak
Mengenal PM Baru Irak,...
Mengenal PM Baru Irak, Mantan Jurnalis dan Bos Intelijen
Mantan Menteri Pertahanan...
Mantan Menteri Pertahanan Era Saddam Hussein Dilaporkan Meninggal di Penjara
3 Negara yang Pernah...
3 Negara yang Pernah Diserang oleh NATO dan Sekutunya
Berita Terkini
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
54 menit yang lalu
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
2 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
3 jam yang lalu
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
6 jam yang lalu
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
8 jam yang lalu
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
8 jam yang lalu
Infografis
8 Helikopter Serang...
8 Helikopter Serang Tercanggih pada 2025, Salah Satunya Apache
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved