Selain WNI, Abu Sayyaf Juga Ancam Penggal Sandera Filipina

Kamis, 18 Agustus 2016 - 09:51 WIB
Selain WNI, Abu Sayyaf...
Selain WNI, Abu Sayyaf Juga Ancam Penggal Sandera Filipina
A A A
ZAMBOANGA - Mohammad Sofyan, 28, seorang warga negara Indonesia (WNI) berhasil melarikan diri dari penyanderaan kelompok Abu Sayyaf di Filipina, setelah dia diancam akan dipenggal. Selain Sofyan, Abu Sayyaf juga mengancam akan memenggal sandera asal Filipina.

Menurut juru bicara Komando Mindanao Filipina, Mayor Filemon Tan, Sofyan diselamatkan oleh warga lepas pantai Barangay Bual di Kota Luuk, hari Rabu. Sofyan dan enam awak lain dari kapal Charles diculik di perairan dekat perbatasan Filipina sejak 23 Juni 2016 lalu.

Sofyan telah dibawa warga Filipina ke Kantor Polisi Luuk. Informasi Sofyan penting untuk mengetahui nasib para sandera lain yang masih ditawan Abu Sayyaf.

Baca:
BREAKING: Seorang WNI Melarikan Diri dari Penyanderaan Abu Sayyaf

Sementara itu, sandera asal Filipina yang diancam akan dipenggal Abu Sayyaf diketahui bernama Patrick James Almodovar. Pria ini diancam dipenggal jika tidak ditebus sebesar 1 juta Peso Filipina.

Informasi ini juga diperkuat dari keterangan Sofyan. Sandera asal Filipina berusia 20-an tahun itu, diancam akan dieksekusi pada 24 Agustus 2016 jika uang tebusan tidak dibayar.

Ancaman Abu Sayyaf terhadap Almodovar juga muncul dalam video klip yang dirilis kelompok bersenjata Filipina itu. Dalam video, Almodovar memohon kepada Gubernur Totoh Tan dan Wali Kota Jolo, Kerkar Tan, untuk membayar uang tebusan kepada Abu Sayyaf.

“Saya Patrick James Almodovar. Saya seorang Katolik. Gubernur Totoh Tan dan Wali Kota Kerkar Tan dan kerabat saya, saya meminta bantuan Anda untuk membebaskan saya dari penculik saya dan mereka meminta P1 juta dan jika mereka tidak mendapatkan apa yang mereka menuntut, mereka akan memenggal kepala saya tepat pada pukul 14.00 sore hari,” kata Almodovar dalam video berdurasi dua menit, seperti dikutip Manila Times, Kamis (18/8/2016).

Baca juga:
Begini Cara Mohammad Sofyan Lolos dari Abu Sayyaf

Militer Komando Mindanao Barat menyatakan polisi Filipina masih menggali informasi dari WNI bernama Mohammad Sofyan. Militer belum berkomentar soal ancaman eksekusi dari Abu Sayyaf.

”Pasukan dari Pasukan Gabungan Sulu diarahkan untuk menjelajahi daerah dan menggunakan semua aset yang tersedia untuk menemukan korban penculikan yang tersisa dan melakukan operasi untuk menyelamatkan mereka,” kata militer Filipina dalam sebuah pernyataan.
(mas)
Berita Terkait
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
3 Alasan Timnas Indonesia...
3 Alasan Timnas Indonesia Tidak Boleh Kalah di Pertandingan Filipina vs Indonesia
Kemlu Selidiki Dua WNI...
Kemlu Selidiki Dua WNI Jadi Buron Kasus Terorisme di Filipina
Jelang Timnas Indonesia...
Jelang Timnas Indonesia vs Filipina, Bung Kus Sebut Moral Pemain Sudah Oke!
3 Pemain Filipina yang...
3 Pemain Filipina yang Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia
Michael Weiss Beberkan...
Michael Weiss Beberkan 2 Keuntungan Filipina Kalahkan Timnas Indonesia
Berita Terkini
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
1 jam yang lalu
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
2 jam yang lalu
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
3 jam yang lalu
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
4 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
8 jam yang lalu
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
9 jam yang lalu
Infografis
Selain F-16, Zelensky Ingin Ukraina juga Pakai Jet Tempur Gripen Swedia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved