Malaysia Larang Pekerjakan PRT Non-Muslim untuk Muslim

Senin, 15 Agustus 2016 - 17:32 WIB
Malaysia Larang Pekerjakan...
Malaysia Larang Pekerjakan PRT Non-Muslim untuk Muslim
A A A
KUALA LUMPUR - Departemen Imigrasi Malaysia mengeluarkan larangan mempekerjakan pembantu rumah tangga (PRT) non-Muslim untuk keluarga Muslim. Larangan kontroversial ini dipertanyakan Asosiasi Pengusaha Penyalur PRT atau dikenal dengan singkatan MAMA.

Pengusaha telah mempertanyakan alasan di balik kebijakan, yang menurut Depertemen Imigrasi bukan hal baru. Mereka khawatir aturan itu membuat keluarga di Malaysia tidak bisa mendapatkan PRT.

Presiden MAMA Malaysia, Engku Ahmad Fauzi, mengatakan kebijakan itu akan membatasi pasokan PRT bagi keluarga Muslim.

”Agama seharusnya tidak menjadi kendala. Bila Anda bekerja di kantor, Anda tidak mendasarkan pada agama, ini tidak harus menjadi kasus bagi pembantu di rumah,” katanya, seperti dikutip dari The Star, Senin (15/8/2016).

Dia meminta Departemen Imigrasi untuk menjelaskan kepada publik terkait kebijakan kontroversial ini.

Seorang pemilik agensi PRT di Selangor yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa dia ingin menyalurkan PRT non-Muslim untuk keluarga Muslim melalui Sistem Manajemen Terpusat TKA online, tapi hal itu ditolak.

”Ketika saya menelepon, saya diberitahu untuk pergi ke counter untuk mengirimkan aplikasi. Tapi di meja, petugas mengatakan bahwa kebijakan itu direktif dari direktur jenderal (Dirjen),” katanya.

Menurutnya, para petugas mengatakan bahwa kebijakan itu selalu ada dan jika dia masih ingin memasukkan aplikasi, maka mereka akan menolaknya.

”Jika mereka tidak memungkinkan umat Islam untuk menyewa PRT non-Muslim dari awal, mengapa mereka memungkinkan itu sebelumnya?,” keluh pemilik agensi PRT itu.

”Tidak ada edaran untuk menginformasikan kepada kami tentang hal ini,” lanjut dia. Penolakan itu sudah berlangsung selama dua minggu.

Dia mengatakan bahwa jika negara-negara Muslim seperti Arab Saudi dan Qatar bisa menyewa PRT non-Muslim, mengapa di Malaysia tidak.

Pemilik agen PRT lain yang berbasis di Kuala Lumpur mengatakan, kebijakan ini akan menyulitkan keluarga Muslim untuk mendapatkan PRT. ”Kebijakan ini mempersempit kesempatan bagi umat Islam untuk mendapatkan pelayan,” katanya.
(mas)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
AS dan Iran Saling Serang,...
AS dan Iran Saling Serang, Jutaan Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei di Irak
32 menit yang lalu
Lebih dari 2 Juta Pelayat...
Lebih dari 2 Juta Pelayat Hadiri Prosesi Pemakaman Khamenei di Najaf Irak
59 menit yang lalu
Ini Pemicu Utama Serangan...
Ini Pemicu Utama Serangan AS ke Iran
1 jam yang lalu
Prosesi Pemakaman Khamenei...
Prosesi Pemakaman Khamenei Digelar di Irak, Drone Iran Gempur Pasukan AS di Bahrain
2 jam yang lalu
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
3 jam yang lalu
IRGC Tembak Jatuh Drone...
IRGC Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS di Atas Bushehr, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
4 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved