Menlu Retno di Ultah ke-49 ASEAN: Jaga Stabilitas Kawasan!
Senin, 15 Agustus 2016 - 15:36 WIB
Menlu Retno di Ultah ke-49 ASEAN: Jaga Stabilitas Kawasan!
A
A
A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno Lestari Priansari Marsudi mengatakan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh ASEAN dan seluruh negara anggotanya. Dia menyampaikan beberapa pesan pada momen ulang tahun (ultah) ke-49 ASEAN, pada Senin (15/8/2016).
"Tahun depan special celebration, tahun depan 50 tahun ASEAN, dalam pejalanan 49 tahun ini, kita mencoba untuk refleksi apa yang sudah kita lakukan. Banyak yang sudah dilakukan, ASEAN community. Namun harus banyak lagi yang harus dilakukan," ucap Retno.
Beberapa pesan penting yang disampaikan Menlu Retno dalam momen ini, salah satunya adalah seluruh negara ASEAN harus menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan.
"Saya angkat beberapa poin, ASEAN is our home, satu rumah yang selalu dipelihara, dijaga, dan sebagainya. Tantangan situasi kawasan dan dunia juga dinamis, oleh karena itu masing-masing anggota ASEAN harus betul-betul dapat menjaga rumah kita sehingga kita mampu untuk menciptakan dan menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan dan global," ujarnya.
"Stabilitas di kawasan itu adalah sesuatu yang tidak bisa begitu saja tercipta, harus dibentuk dan dipelihara dari waktu ke waktu. Kita mengingatkan masalah pentingnya unity centrality ASEAN ke depannya, mau tidak mau ASEAN unity dan centrality harus diperkuat sehingga kita betul-betul bisa maju sebagai suatu komunitas yang besar yang kuat," lanjut dia.
"Dengan tiga pilarnya yang kuat juga tidak lupa apapun yang dilakukan ASEAN ke depan, harus dekat dengan rakyatnya, after all rakyatlah yang berfungsi sebagai beneficial of ASEAN, tidak boleh sama sekali ada jarak antara ASEAN dan rakyat ASEAN," imbuh dia.
Sementara itu, daari segi ekonomi, masalah perdagangan masih menjadi perhatian utama ASEAN. Menurutnya, harus ada evolusi, dan memastikan bahwa evolusi ini membawa manfaat.
"Misalnya yang sering kita ajak berinteraksi adalah dari kalangan UKM. UKM ASEAN itu memperoleh benefit dengan adanya integrasi ekonomi, jadi kita tahu UKM ada di masyarakat, apapun yang dilakukan maka rakyat dapat menikmati manfaatnya," katanya.
"Tahun depan special celebration, tahun depan 50 tahun ASEAN, dalam pejalanan 49 tahun ini, kita mencoba untuk refleksi apa yang sudah kita lakukan. Banyak yang sudah dilakukan, ASEAN community. Namun harus banyak lagi yang harus dilakukan," ucap Retno.
Beberapa pesan penting yang disampaikan Menlu Retno dalam momen ini, salah satunya adalah seluruh negara ASEAN harus menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan.
"Saya angkat beberapa poin, ASEAN is our home, satu rumah yang selalu dipelihara, dijaga, dan sebagainya. Tantangan situasi kawasan dan dunia juga dinamis, oleh karena itu masing-masing anggota ASEAN harus betul-betul dapat menjaga rumah kita sehingga kita mampu untuk menciptakan dan menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan dan global," ujarnya.
"Stabilitas di kawasan itu adalah sesuatu yang tidak bisa begitu saja tercipta, harus dibentuk dan dipelihara dari waktu ke waktu. Kita mengingatkan masalah pentingnya unity centrality ASEAN ke depannya, mau tidak mau ASEAN unity dan centrality harus diperkuat sehingga kita betul-betul bisa maju sebagai suatu komunitas yang besar yang kuat," lanjut dia.
"Dengan tiga pilarnya yang kuat juga tidak lupa apapun yang dilakukan ASEAN ke depan, harus dekat dengan rakyatnya, after all rakyatlah yang berfungsi sebagai beneficial of ASEAN, tidak boleh sama sekali ada jarak antara ASEAN dan rakyat ASEAN," imbuh dia.
Sementara itu, daari segi ekonomi, masalah perdagangan masih menjadi perhatian utama ASEAN. Menurutnya, harus ada evolusi, dan memastikan bahwa evolusi ini membawa manfaat.
"Misalnya yang sering kita ajak berinteraksi adalah dari kalangan UKM. UKM ASEAN itu memperoleh benefit dengan adanya integrasi ekonomi, jadi kita tahu UKM ada di masyarakat, apapun yang dilakukan maka rakyat dapat menikmati manfaatnya," katanya.
(mas)