Kemenlu Tahu Ada WNI Jadi Calo Masukkan Orang ke Suriah

Sabtu, 06 Agustus 2016 - 17:36 WIB
Kemenlu Tahu Ada WNI...
Kemenlu Tahu Ada WNI Jadi Calo Masukkan Orang ke Suriah
A A A
SOLO - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Indonesia mengaku sudah tahu soal informasi adanya warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi calo bagi warga Indonesia yang hendak menyebrang ke Suriah melalui Turki. WNI yang jadi calo itu diduga kuat masih berada di Turki pada saat ini.

”Kita sudah lama mendapat informasi itu, mengenai adanya WNI yang memfasilitasi orang ke Suriah. Tapi, orang itu kan berada di Turki, sehingga di wilayah yuridiksi Turki,” kata Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemenlu, Lalu Muhammad Iqbal pada Sabtu (6/8/2016).

”Kita punya kerja sama yang dekat dengan Pemerintah Turki untuk mencegah orang-orang ini masuk ke Suriah, Pemerintah Turki juga terus memantau pihak-pihak yang dianggap memfasilitasi orang-orang untuk ke Suriah. Bukan hanya orang Indonesia, tapi juga orang Turki sendiri, dan pengungsi dari Suriah,” lanjut dia.

Ditanya identitas WNI yang jadi calo penyeberang orang ke Suriah, Iqbal belum bisa menyebutkannya. Kemenlu yang bekerjasaa dengan Densus 88 Anti-Teror dan BNPT selalu selalu memeriksa setiap WNI yang dideportasi dari Turki karena hendak menyebrang ke Suriah. Tapi, dari 213 WNI yang dideportasi belum didapatkan nama siapa yang menjadi pemandu mereka.

”Sampai sekarang kita tidak pernah dapat nama. Karena, ketika proses pemulangan itu dilakukan, kita langsung memberikan notifikasi pada Densus 88, harapan kita dari mereka yang pulang tidak dilepaskan langsung ke rumah masing-masing, tapi dilakukan pendalaman dulu sehingga kita mendapatkan informasi yang bermanfaat untuk mencegah orang-orang lainnya pergi ke perbatasan Suriah,” ujar Iqbal.

”Sejauh ini kita belum dapat notifikasi resmi dari kepolisian soal hasil pendalaman itu. Dari pihak Turki juga sejauh ini belum pernah menotifikasi kita mengenai nama orang Indonesia yang terlibat dalam proses pengiriman.”
(mas)
Berita Terkait
Luluh Lantak Kota Kahramanmaras...
Luluh Lantak Kota Kahramanmaras di Turki Usai Diguncang Gempa Dahsyat
Indonesia Kirim 47 Personel...
Indonesia Kirim 47 Personel SAR Bantu Evakuasi Korban Gempa Turki dan Suriah
Menlu Suriah: Turki...
Menlu Suriah: Turki Harus Mundur dari Suriah, Akhiri Pendudukan Wilayah
Turki Peringatkan Suriah...
Turki Peringatkan Suriah Tak Langgar Gencatan Senjata
Guru dan Siswa Gelar...
Guru dan Siswa Gelar Salat Gaib untuk Korban Gempa Bumi Turki dan Suriah
Hancur Lebur Kota Hatay...
Hancur Lebur Kota Hatay Usai Dihantam Dahsyatnya Gempa Turki
Berita Terkini
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
15 menit yang lalu
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
5 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
10 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
10 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
11 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
12 jam yang lalu
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved