Rezim Erdogan Tutup Sekolah Militer

Minggu, 31 Juli 2016 - 07:36 WIB
Rezim Erdogan Tutup...
Rezim Erdogan Tutup Sekolah Militer
A A A
ANKARA - Presiden Turki, Tayyep Erdogan, akan menutup akademi militer dan menempatkan angkatan bersenjata di bawah komando Menteri Pertahanan. Erdogan mengatakan langkah ini dirancang untuk membawa militer di bawah kendali pemerintah lebih ketat setelah kudeta yang gagal.

"Angkatan bersenjata kami akan lebih kuat dengan keputusan terbaru yang kami sedang persiapkan. Komandan pasukan kami akan melaporkan kepada menteri pertahanan," kata Erdogan dalam sebuah wawancara pada hari Sabtu dengan A Haber, seorang penyiar swasta.

"Sekolah Militer akan ditutup. Kami akan membangun sebuah universitas pertahanan nasional," tambahnya seperti dikutip dari Reuters, Minggu (31/7/2016).

Ia juga mengatakan dia ingin badan intelijen nasional dan panglima militer, pejabat militer paling senior, melaporkan langsung ke presiden. Langkah ini akan memerlukan perubahan konstitusi dan oleh karena itu Erdogan membutuhkan dukungan dari partai-partai oposisi.

Keduanya, panglima militer dan badan intelijen saat ini melapor ke kantor perdana menteri. Menempatkan mereka di bawah arahan presiden keseluruhan akan sejalan dengan tekanan Erdogan untuk konstitusi baru yang berpusat pada presiden eksekutif yang kuat.

Erdogan juga mengatakan bahwa total 10.137 orang telah resmi ditahan setelah kudeta.
(ian)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
3 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
4 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
5 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
6 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
7 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
8 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved