Diwarnai Aksi WO, Demokrat Tetapkan Hillary Jadi Capres AS
Rabu, 27 Juli 2016 - 16:38 WIB
Diwarnai Aksi WO, Demokrat Tetapkan Hillary Jadi Capres AS
A
A
A
WASHINGTON - Partai Demokrat Amerika Serikat (AS) secara resmi mencalonkan mantan Sekretris Negara dan First Lady Hillary Clinton sebagai calon presiden (Capres). Hillary pun membuka peluang untuk menjadi wanita pertama yang memimpin negara adidaya itu.
Penetapan Hillary sebagai capres ini diwarnai adegan dramatis dilakukan oleh Bernie Sanders. Meski mengetahui dirinya menjadi sasaran penjegalan sejumlah petinggi partai, Senator Vernont itu tetap memberikan dukungannya kepada Hillary.
"Saya mendukung terpilihnya Hillary sebagai calon dari Partai Demokrat untuk Presiden AS," kata Sanders di depan ribuan delegasi di Wells Fargo Center yang memicu sorak sorai seperti dikutip dari Reuters, Rabu (27/7/2016).
Meski Sanders telah memberikan dukungan kepada Hillary, beberapa dari pendukungnya tetap melakukan aksi protes. Mereka memprotes dukungan petinggi Partai Demokrat kepada Hillary selama pertarungan memperebutkan kursi capres.
Alhasil, sebagai bentuk protes, sebagian delegasi pro Sanders memilih keluar dari convention hall atau walk out (WO) setelah jagoannya memberikan dukungan kepada Hillary. Delegasi yang keluar itu termasuk dari California.
Dalam pencalonan Hillary, delegasi demi delegasi mempunyai kesamaan pandangan yaitu terpilihnya seorang perempuan sebagai calon presiden AS adalah tonggak dalam sejarah 240 tahun AS. Perempuan AS mempunyai hak untuk memilih pada tahun 1920 setelah ratifikasi Amandemen ke-19 Konstitusi.
Penetapan Hillary sebagai capres ini diwarnai adegan dramatis dilakukan oleh Bernie Sanders. Meski mengetahui dirinya menjadi sasaran penjegalan sejumlah petinggi partai, Senator Vernont itu tetap memberikan dukungannya kepada Hillary.
"Saya mendukung terpilihnya Hillary sebagai calon dari Partai Demokrat untuk Presiden AS," kata Sanders di depan ribuan delegasi di Wells Fargo Center yang memicu sorak sorai seperti dikutip dari Reuters, Rabu (27/7/2016).
Meski Sanders telah memberikan dukungan kepada Hillary, beberapa dari pendukungnya tetap melakukan aksi protes. Mereka memprotes dukungan petinggi Partai Demokrat kepada Hillary selama pertarungan memperebutkan kursi capres.
Alhasil, sebagai bentuk protes, sebagian delegasi pro Sanders memilih keluar dari convention hall atau walk out (WO) setelah jagoannya memberikan dukungan kepada Hillary. Delegasi yang keluar itu termasuk dari California.
Dalam pencalonan Hillary, delegasi demi delegasi mempunyai kesamaan pandangan yaitu terpilihnya seorang perempuan sebagai calon presiden AS adalah tonggak dalam sejarah 240 tahun AS. Perempuan AS mempunyai hak untuk memilih pada tahun 1920 setelah ratifikasi Amandemen ke-19 Konstitusi.
(ian)