Sindir Jargon Trump, Michelle Obama Sebut AS Sudah Besar

Rabu, 27 Juli 2016 - 04:45 WIB
Sindir Jargon Trump,...
Sindir Jargon Trump, Michelle Obama Sebut AS Sudah Besar
A A A
PHILADELPHIA - Istri Presiden Barack Obama atau “Lady First” Amerika Serikat (AS) Michelle Obama menyindir jargon calon presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump, yang sesumbar akan membuat Amerika kembali jadi negara besar. Michelle menyebut AS sudah besar bahkan negara terbesar di dunia.

”Jangan biarkan ada yang pernah mengatakan bahwa negara ini tidak besar. Yang entah bagaimana kita perlu untuk membuatnya besar lagi. Karena sekarang ini adalah negara terbesar di dunia,” sindir Michelle mengacu pada jargon Donald Trump yakni “Make Amerika Great Again” (Membuat Amerika besar lagi).

Michelle mempunyai alasan khusus mengapa calon presiden AS dari Partai Demokrat; Hillary Clinton, layak dipilih. Dia mengagumi sosok Hillary yang dewasa dalam berkompetisi. Kedewasaan Hillary itu telah ditunjukkan ketika kalah bersaing dengan Obama dalam konvensi capres Partai Demokrat tahun 2008.

”Ketika dia (Hillary) tidak memenangkan pencapresan delapan tahun yang lalu, dia tidak marah atau kecewa. Hillary tidak berkemas dan pulang. Karena sebagai pelayan masyarakat yang benar, Hillary tahu bahwa ini adalah jauh lebih besar daripada keinginan dan kekecewaannya sendiri,” puji Michelle dalam pidato di Konvensi Nasional Partai Demokrat yang rekamannya menyebar secara online, semalam.

”Apa yang saya kagumi tentang Hillary adalah bahwa dia tidak pernah ‘gesper’ di bawah tekanan. Dia tidak pernah mengambil jalan keluar yang mudah. Dan Hillary Clinton tidak pernah berhenti pada apa pun dalam hidupnya,” lanjut Michelle.

”Ketika saya berpikir tentang jenis presiden yang saya inginkan untuk anak perempuan saya dan semua anak-anak kita, itulah yang saya inginkan,” ujarnya.

Masih menurut Michelle, Hillary akan menjadi motivasi bagi anak-anak perempuan AS bahwa seorang perempuan bisa menjadi orang nomor satu di AS.
(mas)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Amerika Serikat Akan...
Amerika Serikat Akan Kembali Menjadi Mercusuar Dunia
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Berita Terkini
3 Alasan Kuwait dan...
3 Alasan Kuwait dan Bahrain Melancarkan Serangan Udara ke Iran, Lelah dan Capek Jadi Target
1 jam yang lalu
Siapa Kozo Okamoto?...
Siapa Kozo Okamoto? Militan Tentara Merah Jepang yang Mengaku Berjuang untuk Palestina
2 jam yang lalu
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
4 jam yang lalu
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
5 jam yang lalu
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
6 jam yang lalu
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
9 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved