Wilayah Udaranya Diterobos Jet Rusia, Bulgaria Tak Berani Kritik Keras

Rabu, 27 Juli 2016 - 02:44 WIB
Wilayah Udaranya Diterobos...
Wilayah Udaranya Diterobos Jet Rusia, Bulgaria Tak Berani Kritik Keras
A A A
SOFIA - Pemerintah Bulgaria tidak berani mengkritik Rusia secara keras perihal tuduhan bahwa pesawat jet militer dan pesawat komersial Moskow melanggar wilayah udaranya. Bulgaria menyatakan tidak mencari konfrontasi dengan siapa pun.

Pada hari Minggu, Menteri Pertahanan Bulgaria, Nikolay Nenchev, mengatakan bahwa telah terjadi kenaikan pelanggaran terhadap wilayah udara oleh pesawat jet militer dan pesawat komersial Rusia pada bulan lalu. Dia menyebut pelanggaran itu “provokasi terhadap Bulgaria dan angkatan udaranya”.

Namun, pada hari Selasa, Kementerian Pertahanan Bulgaria tibat-tiba melunak dengan menyatakan bahwa pesawat Rusia tidak terlibat dalam pelanggaran terhadap wilayah udaranya. Namun, Bulgarian tetap menyalahkan Rusia karena tidak mengamati norma-norma internasional dalam penerbangan.

Padahal, data Nenchev sebelumnya menyebut pesawat jet militer Rusia melanggar wilayah udara negaranya empat kali dalam satu bulan terakhir. Sedangkan pesawat penumpang Rusia melanggar enam kali.

Rusia telah membantah tuduhan itu dengan mengklaim pesawat mereka terbang di atas Laut Hitam yang merupakan wilayah internasional dan telah mengikuti aturan internasional.

Kementerian Pertahanan Bulgaria, seperti dikutip Reuters, Rabu (27/7/2016) mengatakan bahwa Bulgaria tidak mencari konfrontasi dengan siapa pun, apalagi dengan Rusia.

”Mereka (Rusia) tidak menghidupkan transponder (pesawat)-nya untuk menyatakan rencana penerbangan mereka. Ada juga kasus penerbangan dari pesawat yang tanpa membedakan tanda-tanda,” bunyi pernyataan kementerian itu.

Bulgaria, bekas negara komunis yang telah menjadi anggota NATO. Negara itu hampir seluruhnya bergantung pada pasokan energi Rusia.

”Kami mengungkapkan keprihatinan perihal menjaga sikap saling menghormati dan saling percaya di antara negara-negara Laut Hitam dalam realisasi penerbangan di wilayah udara internasional di atas wilayah perairan Laut Hitam,” lanjut kementerian itu.
(mas)
Berita Terkait
Diduga Jadi Mata-mata,...
Diduga Jadi Mata-mata, Bulgaria Usir 2 Diplomat Rusia
Bulgaria Usir 70 Staf...
Bulgaria Usir 70 Staf Diplomatik Rusia
Pejabat Intelijen Bulgaria...
Pejabat Intelijen Bulgaria Dituntut Atas Dugaan Mata-mata untuk Rusia
Anggota NATO Bulgaria...
Anggota NATO Bulgaria Bantah Terlibat Serangan Jembatan Crimea
Balas Dendam, Rusia...
Balas Dendam, Rusia Usir 14 Diplomat Bulgaria
Sosok Vanya Gaberova,...
Sosok Vanya Gaberova, Bos Cantik Bulgaria yang Dituduh Jadi Mata-mata Rusia
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
3 jam yang lalu
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
4 jam yang lalu
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
5 jam yang lalu
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
6 jam yang lalu
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
7 jam yang lalu
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
8 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved